Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Petakan Titik Rawan Macet di Tarakan, Pengamanan Diperketat Jelang Hari Raya Idulfitri

Eliazar Simon • Rabu, 18 Maret 2026 | 15:02 WIB

 

TITIK RAWAN : Satlantas Polres Tarakan meningkatkan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik keramaian di Tarakan.
TITIK RAWAN : Satlantas Polres Tarakan meningkatkan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik keramaian di Tarakan.

TARAKAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan meningkatkan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik keramaian, khususnya pusat perbelanjaan dan kawasan wisata. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat

Kasat Lantas Polres Tarakan IPTU Ardi Wisnu mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan kemacetan di wilayah Kota Tarakan. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian utama di antaranya kawasan pertokoan STB dan Pasar Gusher yang setiap tahunnya mengalami peningkatan volume kendaraan selama Ramadan.

“Peningkatan arus lalu lintas sudah mulai terlihat signifikan, terutama pada sore hari hingga selesai salat Tarawih. Karena itu, kami telah menyiapkan langkah antisipasi melalui rekayasa lalu lintas di titik-titik krusial,” ujarnya.

Salah satu skema yang akan diterapkan adalah perubahan titik putar balik (U-turn) di depan Pasar Gusher. Jika sebelumnya berada tepat di depan pasar, maka akan dimajukan mendekati kawasan Mangrove. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan yang kerap menumpuk di area tersebut.

Selain rekayasa lalu lintas, Satlantas juga menurunkan sebanyak 62 personel yang disiagakan secara mobile. Personel ini bertugas melakukan pengaturan lalu lintas serta mengantisipasi potensi kecelakaan di berbagai ruas jalan, terutama di titik yang dinilai rawan.

Tak hanya di pusat perbelanjaan, pengamanan juga difokuskan di jalur menuju objek wisata Pantai Amal. Pada hari H Lebaran, Satlantas akan memberlakukan sistem satu arah (one way) menuju Pantai Amal, sementara arus keluar akan dialihkan melalui kawasan Mamburungan guna mencegah penumpukan kendaraan.

“Skema ini kami terapkan untuk menghindari kemacetan panjang di jalur wisata, mengingat Pantai Amal menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat saat Lebaran,” jelasnya.

Di sisi lain, IPTU Ardi juga menyoroti kondisi penerangan jalan di kawasan Gunung Amal hingga Pantai Amal yang masih minim. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas, terutama pada malam hari, serta membatasi aktivitas di area yang gelap guna mengurangi risiko kecelakaan.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Satlantas akan mendirikan dua pos pengamanan, masing-masing di tanjakan Gunung Amal dan di kawasan Pantai Amal. Pos di tanjakan difungsikan sebagai pos pantau untuk mengantisipasi kendaraan yang tidak kuat menanjak dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Sementara pos di Pantai Amal akan difokuskan pada pengamanan kawasan wisata.

Dalam hal penegakan hukum, Satlantas Polres Tarakan menegaskan akan mengedepankan pendekatan preventif dan preemtif. Petugas di lapangan akan memberikan teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata, seperti melawan arus atau tindakan lain yang membahayakan pengguna jalan.

“Kami mengutamakan upaya pencegahan. Namun jika ditemukan pelanggaran yang berpotensi membahayakan, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #satlantas #titik rawan #lebaran #macet