
TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong generasi muda tidak hanya mengejar prestasi. Tapi juga memiliki karakter kuat, semangat nasionalisme dan kepedulian terhadap sesama.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto saat membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada pacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 di lapangan SMAN 1 Tanjung Selor, Rabu (28/10).
Lewat amanat itu, pemuda diingatkan bahwa kemajuan bangsa tidak semata diukur dari kecanggihan teknologi dan pembangunan fisik, melainkan juga dari kualitas karakter, serta kepekaan sosial generasi penerus.
"Kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, kecanggihan teknologi atau kekayaan sumber daya alam, tapi juga oleh karakter masyarakatnya dan kepedulian terhadap sesama," ujar Sekprov Denny.
Pesan tersebut juga mengajak seluruh pihak untuk membentuk generasi muda yang patriotik, tangguh dan memiliki empati.
Dalam hal ini, semangat kebangsaan harus disertai kepedulian terhadap sesama agar kemajuan yang dicapai tetap menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.
Lebih dari itu, generasi muda juga didorong untuk berani bermimpi, bekerja keras mewujudkan cita-cita, serta menjadi pribadi yang kuat tanpa kehilangan kepedulian dan kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya.
"Pesan ini menjadi pengingat bahwa semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pembangunan daerah," tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, pada momentum ini diberikan pula penghargaan kepada sejumlah organisasi dan lembaga kepemudaan serta olahraga di provinsi ke-34 Indonesia ini.
Mulai dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltara, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka, Purna Caraka, Purna Paskibraka, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kaltara, serta Paralimpik Kaltara.



