Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Perkuat Ekonomi Pesisir, Bulungan Dorong Kampung Nelayan Merah Putih

Fijai RT • Jumat, 9 Januari 2026 | 16:24 WIB

PENGUATAN EKONOMI: Tampak salah satu kawasan pesisir di wilayah Bulungan.
PENGUATAN EKONOMI: Tampak salah satu kawasan pesisir di wilayah Bulungan.
TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan memperkuat sektor kelautan dan perikanan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih yang dirancang sebagai kawasan terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih telah berjalan sejak 2025 dan saat ini telah memasuki tahap verifikasi lapangan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
“Alhamdulillah, usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2025 sudah kami sampaikan kepada Menteri KKP, dan proses verifikasi lapangan telah dilakukan oleh tim pusat sesuai ketentuan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Jumat (9/1).

Ia menjelaskan, pada tahap awal terdapat dua lokasi prioritas yang diusulkan sebagai kawasan Kampung Nelayan Merah Putih. Dua wilayah yang menjadi prioritas utama 2025 adalah Kecamatan Bunyu sebagai pilot project utama dan Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan. Tidak berhenti pada dua lokasi tersebut, Pemda Bulungan juga menyiapkan pengembangan lanjutan untuk tahun berikutnya.
“Bersama Sekda dan kepala perangkat daerah terkait, kami sudah melakukan audiensi langsung ke Kementerian KKP pada pertengahan Desember 2025 untuk mengusulkan titik baru tahun 2026,” ungkapnya.

Beberapa lokasi tambahan yang diusulkan antara lain RT Tias di Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Bulungan. Desa Salimbatu khususnya wilayah Antal di Kecamatan Tanjung Palas Tengah serta Desa Liagu di Kecamatan Sekatak.
“Ini bagian dari upaya pemerataan pembangunan kawasan pesisir di Bulungan,” jelasnya.

Syarwani menegaskan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar kawasan permukiman, melainkan kawasan industri kecil yang terintegrasi dari hulu ke hilir.
“Kampung Nelayan Merah Putih ini bukan hanya tempat tinggal nelayan, tetapi kawasan terintegrasi yang memudahkan aktivitas nelayan dari hulu sampai hilir,” ujarnya.

Ia menambahkan, kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pengolahan hasil perikanan serta sarana pendukung aktivitas melaut.
“Tidak hanya bicara soal hasil tangkapan, tetapi juga ada fasilitas pengolahan produk, pemenuhan BBM hingga sarana perbengkelan dalam satu kawasan,” katanya.

Menurutnya, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat, khususnya dalam mendukung agenda Asta Cita. “Penguatan ekonomi pesisir melalui koperasi dan kawasan terintegrasi ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat,” tegasnya.

Ia berharap keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. “Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan fasilitas yang sesuai dengan karakteristik wilayah Bulungan,” ujarnya.

Syarwani menegaskan, Pemda Bulungan ingin nelayan lokal semakin berdaya dan memiliki daya saing tinggi. “Kita ingin nelayan Bulungan lebih berdaya dan memiliki daya saing yang kuat di sektor kelautan dan perikanan,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim