TARAKAN - Persoalan pertanahan di Kota Tarakan tidak sekadar menyangkut proses administrasi dan penerbitan sertifikat. Di balik setiap bidang tanah, terdapat hak masyarakat yang membutuhkan kepastian hukum, sehingga kualitas pelayanan pertanahan menjadi salah satu aspek yang dinilai perlu terus diperkuat seiring dengan perkembangan pembangunan daerah.
Hal tersebut menjadi perhatian Ketua PURT DPD, Hasan Basri, M.H., saat melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tarakan. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan dibahas, mulai dari pelayanan publik pertanahan, pengurusan sertifikat, penataan ruang wilayah hingga penyelesaian isu pertanahan yang berkembang di masyarakat.
Menurut Hasan Basri, pelayanan pertanahan harus mampu memberikan kemudahan sekaligus kepastian bagi masyarakat. Sebab, lambannya proses maupun ketidakjelasan informasi dapat berdampak terhadap masyarakat yang membutuhkan kepastian atas hak tanahnya. “Pelayanan pertanahan ini sangat penting karena menyangkut hak masyarakat," ujarnya, Senin (10/8).
"Karena itu, sinergi antar pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pelayanan yang cepat, transparan, profesional, dan memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi seluruh masyarakat,” sambungnya.
Ia menilai, koordinasi antara pemerintah, lembaga pertanahan dan pihak terkait lainnya perlu terus dilakukan. Terutama dalam menangani persoalan yang berkaitan dengan kepemilikan tanah maupun pemanfaatan ruang.
Hasan Basri juga menyoroti pentingnya pengurusan sertifikat sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat. Sertifikat tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memberikan kepastian terhadap kepemilikan dan penguasaan tanah.
“Penataan ruang wilayah dan penyelesaian isu pertanahan harus dilakukan dengan koordinasi yang baik. Kita ingin pembangunan berjalan terencana dan berkelanjutan, tetapi kepastian dan perlindungan terhadap hak masyarakat juga harus menjadi perhatian,” katanya.
Selain itu, sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya tata kelola pelayanan pertanahan yang semakin terbuka dan profesional. Dengan pelayanan yang baik, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang jelas serta proses administrasi yang lebih mudah dipahami.
Dalam kesempatan tersebut, Hasan Basri menyampaikan apresiasi terhadap jajaran Kantor Pertanahan Kota Tarakan yang telah menerima kunjungan dan membuka ruang diskusi. Ia berharap komunikasi yang telah terbangun dapat dilanjutkan melalui koordinasi yang lebih intensif.
“Terima kasih atas sambutan hangat dan diskusi konstruktif dari jajaran pimpinan serta staf Kantor Pertanahan Kota Tarakan. Semoga kerja sama yang terjalin semakin kokoh dan bermanfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT