TARAKAN – Seluruh Ketua RT yang baru terpilih selain memperkuat perannya sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat masyarakat yakni memberikan pelayanan administrasi, Ketua RT juga diharapkan mampu menjaga keamanan lingkungan, menggerakkan budaya gotong royong, hingga mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tarakan dr Khairul M.Kes saat memberikan pengarahan kepada Ketua RT dan RW se-Kelurahan Sebengkok di Kantor Kelurahan Sebengkok. "Saya mengucapkan selamat kepada seluruh Ketua RT yang telah terpilih. Baik yang kembali dipercaya maupun yang baru pertama kali mengemban amanah. Ketua RT adalah ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat,” ujarrya.
Karena itu saya berharap dapat memberikan pelayanan yang baik, menjaga keamanan lingkungan melalui ronda atau siskamling, serta terus menghidupkan semangat gotong royong di lingkungan masing-masing," sambungnya.
Menurut Khairul, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat yang dikoordinasikan oleh Ketua RT. Karena itu, ia meminta para Ketua RT aktif mengajak warga berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Ia mengatakan, Pemkot Tarakan juga terus mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Kelompok Swadaya Masyarakat Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (KSM TPS-3R). Selain itu, pemerintah berencana menghidupkan kembali lomba Green RT untuk memacu terciptanya lingkungan yang bersih, hijau dan asri.
"Kami ingin lingkungan permukiman menjadi lebih bersih dan sehat. Karena itu saya berharap Ketua RT dapat menggerakkan masyarakat mendukung pengelolaan sampah melalui KSM TPS-3R. Ke depan kami juga ingin menghidupkan kembali Green RT agar tumbuh semangat menjaga lingkungan di setiap wilayah," katanya.
Di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat yang berdampak pada kemampuan APBD Kota Tarakan, Khairul memastikan pemerintah tetap mempertahankan insentif bagi Ketua RT, guru mengaji, kader Posyandu, dan Dasawisma. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian mereka kepada masyarakat.
"Kondisi fiskal daerah memang sedang tidak mudah. Tetapi kami berkomitmen mempertahankan insentif bagi Ketua RT, guru mengaji, kader Posyandu, dan Dasawisma karena mereka telah banyak membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tuturnya.
Selain itu, Khairul meminta dukungan Ketua RT untuk membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui optimalisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan administrasi kependudukan agar data warga di setiap lingkungan tetap tertib dan akurat.
"Kalau RT aktif mendata warganya dan mengajak masyarakat memenuhi kewajibannya, termasuk membayar PBB, tentu akan sangat membantu pemerintah dalam menjalankan pembangunan. Saya berharap sinergi ini terus terjalin demi mewujudkan Tarakan yang aman, tertib, bersih, dan sejahtera," pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT