Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UWGM Samarinda Tawarkan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau

T
Penulis: Taslee❯
SILATURAHMI : Perwakilan UWGM Samarinda menyampaikan paparan di hadapan Bupati Bulungan; Syarwani.(Taslee/Radar Tarakan) 
SILATURAHMI : Perwakilan UWGM Samarinda menyampaikan paparan di hadapan Bupati Bulungan; Syarwani. (Taslee/Radar Tarakan) 

Advertisement

TANJUNG SELOR - Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda melakukan silaturrahmi sekaligus paparan ke Pemkab Bulungan di Ruang Kelas BKPSDM di Jl Agathis, Tanjung Selor, baru-baru ini. 

Salah satu program menarik yaitu adanya program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Kegiatan turut dihadiri Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si serta perangkat daerah terkait.

Advertisement

Diketahui, saat ini,Pemkab Bulungan menaungi kurang lebih 5.000 pegawai, yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dengan dominasi di sektor kesehatan dan pendidikan.

Melalui pemetaan yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) pada tahun 2024, ditemukan lebih dari 500 pegawai di lingkungan Pemkab Bulungan yang belum memiliki gelar sarjana (S1) maupun diploma. Mayoritas dari mereka merupakan tenaga teknis umum.

Kemudian syarat menduduki jabatan struktural, seperti Lurah, saat ini diwajibkan minimal bergelar sarjana.

Advertisement

Oleh karena itu, bagi ASN yang masih berada di usia produktif (sekitar 30 hingga awal 40-an tahun), program RPL ini akan sangat didorong agar masa pemanfaatan keilmuan mereka masih panjang sebelum memasuki batas usia pensiun 58 tahun.

Skema RPL yang memakan waktu tempuh singkat (sekitar 3-4 semester) ini dinilai jauh lebih efektif dan adil bagi daerah.

Di masa lalu, Pemkab kerap menghadapi tantangan brain drain, di mana pegawai yang dibiayai penuh melalui skema "Tugas Belajar" reguler justru berpindah tugas (mutasi) ke luar daerah setelah lulus.

Selain peningkatan jenjang pendidikan secara umum, Pemkab Bulungan juga menyoroti urgensi pemenuhan tenaga ahli spesifik yang sangat dibutuhkan oleh daerah saat ini.

Advertisement

Artikel Terkait

Dari Rp 4Miliar Jadi Rp7 Miliar, Program Desa Hijau Bulungan Makin Meluas

Dari Rp 4Miliar Jadi Rp7 Miliar, Program Desa Hijau Bulungan Makin Meluas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus memperluas program Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologis (TAKE) Bulungan Hijau.

Syarwani Minta Inovasi Guru Bulungan Tak Berhenti di Lingkungan Sekolah

Syarwani Minta Inovasi Guru Bulungan Tak Berhenti di Lingkungan Sekolah

Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., mendorong para guru terus mengembangkan inovasi pembelajaran melalui Komunitas Belajar (Kombel).

Bulungan Siapkan Peta Jalan Sanitasi 20 Tahun, Kawasan Padat dan Rawan Stunting Jadi Prioritas

Bulungan Siapkan Peta Jalan Sanitasi 20 Tahun, Kawasan Padat dan Rawan Stunting Jadi Prioritas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mulai menyiapkan arah pembangunan sektor sanitasi secara terencana dan berkelanjutan melalui Rancang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer