0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Perkuat Perlindungan Siswa di Tarakan Lewat Pokja Sekolah Aman dan Nyaman

Zakaria RT • Selasa, 7 Juli 2026 | 20:15 WIB
PENDIDIKAN: Aktivitas belajar-mengajar di salah satu sekolah di Kota Tarakan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
PENDIDIKAN: Aktivitas belajar-mengajar di salah satu sekolah di Kota Tarakan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan tidak berhenti pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan kini tengah memperkuat sistem perlindungan peserta didik melalui rencana pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Sekolah Aman dan Nyaman yang diharapkan mampu mencegah sekaligus mempercepat penanganan kasus perundungan maupun kekerasan di lingkungan sekolah.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Tarakan, Edhy Pujianto menegaskan, kebijakan MPLS Ramah berlaku untuk seluruh satuan pendidikan di Kota Tarakan, baik negeri maupun swasta, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Kebijakan ini berlaku bagi seluruh satuan pendidikan di Kota Tarakan. Semua sekolah wajib melaksanakan MPLS Ramah sesuai ketentuan yang telah ditetapkan," ujarnya, Selasa (7/7).

Untuk memastikan kebijakan tersebut dipahami secara menyeluruh, Disdik Tarakan telah melakukan sosialisasi kepada seluruh sekolah melalui berbagai forum, termasuk webinar yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Kami sudah menyampaikan konsep MPLS Ramah kepada seluruh sekolah. Harapannya seluruh satuan pendidikan memiliki pemahaman yang sama sehingga pelaksanaan MPLS benar-benar sesuai dengan aturan yang ditetapkan kementerian," katanya.

Selain itu, Disdik Tarakan juga tengah mempersiapkan pembentukan Pokja Sekolah Aman dan Nyaman. Saat ini, proses pembentukannya masih menunggu pengesahan dari kepala daerah sebelum dapat mulai menjalankan tugas.

"Sebagai upaya pencegahan, kami juga sedang menyiapkan pembentukan Pokja Sekolah Aman dan Nyaman. Saat ini masih menunggu pengesahan dari kepala daerah. Harapannya, keberadaan pokja ini semakin memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan," jelasnya.

Menurut Edhy, pokja tersebut nantinya akan menjadi wadah koordinasi dalam memperkuat perlindungan peserta didik, termasuk mempercepat penanganan apabila ditemukan kasus kekerasan maupun perundungan di lingkungan sekolah.

Ia berharap seluruh sekolah memanfaatkan momentum MPLS untuk membangun budaya sekolah yang positif sehingga peserta didik baru merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar sekolah sejak hari pertama.

"Kami mengimbau seluruh sekolah di Tarakan melaksanakan MPLS Ramah sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua dengan menghadirkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik," pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #pendidikan #mpls