TARAKAN - Perumda Tirta Alam (PDAM) Tarakan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kemarau berkepanjangan. Selain mengoptimalkan produksi air dari instalasi yang masih memiliki sumber air baku, perusahaan juga menyiagakan armada mobil tangki sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan pasokan di sejumlah wilayah.
Direktur Perumda Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan mengatakan, kondisi cadangan air baku hingga saat ini masih mencukupi. Namun, pihaknya tetap berharap hujan turun pada pertengahan hingga akhir Juli agar seluruh embung kembali terisi sebelum memasuki puncak musim kemarau.
"Kita berharap pertengahan atau akhir Juli sudah mulai turun hujan lagi sehingga embung-embung kembali terisi. Kalau hujan datang sebelum Agustus, Insya Allah kondisi air baku tetap aman melewati puncak musim kemarau," ujarnya, Minggu (5/7).
Sebagai langkah mitigasi, PDAM telah menyusun sejumlah skenario apabila musim kemarau berlangsung lebih lama. Salah satunya dengan memaksimalkan operasional instalasi pengolahan air yang masih memiliki pasokan air baku sehingga pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga.
Iwan menjelaskan, mobil tangki juga telah dipersiapkan untuk mendistribusikan air bersih ke kawasan yang terdampak apabila terjadi penurunan produksi. Sementara itu, sistem distribusi bergilir hanya akan diterapkan jika kondisi benar-benar memasuki fase darurat.
"Kalau nanti air bakunya benar-benar habis, mudah-mudahan itu tidak terjadi, kami akan membantu masyarakat melalui distribusi air menggunakan mobil tangki ke daerah-daerah yang membutuhkan. Kalau kondisi darurat memang bisa saja dilakukan distribusi bergilir. Tetapi kami usahakan jangan sampai ke sana," tegasnya.
Menurut Iwan, peningkatan infrastruktur distribusi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir juga membuat pelayanan air bersih semakin baik. Kawasan yang sebelumnya sering mengalami tekanan air rendah kini sudah memperoleh pasokan yang lebih stabil setelah pembangunan jaringan pipa bypass.
"Dulu daerah Beringin sering tidak mengalir meskipun kondisi normal. Sekarang sudah jauh lebih baik karena jaringan pipanya sudah kita perkuat. Tinggal kita berharap cadangan air bakunya tetap mencukupi sampai hujan kembali turun," pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT