TARAKAN – Di tengah keterbatasan anggaran menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara di Kabupaten Malinau, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tarakan mulai menerapkan strategi baru yang lebih terarah dan berbasis prestasi dalam menentukan kontingen yang akan diberangkatkan.
Sekretaris KONI Tarakan, Rizkiyanto mengatakan, pihaknya telah meminta seluruh cabang olahraga menyerahkan data lengkap yang tidak hanya mencakup jumlah atlet dan kebutuhan anggaran, tetapi juga target medali yang realistis dari masing-masing cabor.
Data tersebut akan menjadi dasar utama dalam proses seleksi dan evaluasi, sehingga KONI dapat memastikan bahwa atlet yang diberangkatkan benar-benar memiliki peluang meraih prestasi.
“Kami sudah minta semua cabor mengirimkan data lengkap, termasuk target medali. Itu akan menjadi dasar evaluasi kami,” ujarnya.
Langkah ini juga akan dikombinasikan dengan evaluasi capaian pada Porprov I tahun 2022, untuk melihat cabang olahraga mana yang konsisten menyumbang medali bagi Kota Tarakan.
Dengan pendekatan ini, KONI menargetkan efisiensi sekaligus efektivitas, yakni tidak hanya mengirim banyak atlet, tetapi memastikan setiap atlet yang berangkat memiliki peluang nyata untuk menyumbang medali.
Sementara itu, dukungan anggaran sekitar Rp700 juta dari Pemerintah Kota Tarakan melalui Disbudporapar Kota Tarakan akan difokuskan untuk kebutuhan esensial keberangkatan kontingen.
Keterbatasan anggaran ini membuat KONI harus mengurangi jumlah peserta dari usulan awal, namun di sisi lain menjadi momentum untuk memperkuat sistem pembinaan berbasis prestasi.
Rizkiyanto menegaskan bahwa seleksi tidak akan dilakukan secara subjektif, melainkan berdasarkan data, capaian, serta potensi nyata dari masing-masing cabang olahraga.
“Yang kami prioritaskan adalah cabor yang punya peluang medali. Jadi bukan sekadar jumlah atlet, tapi kualitas dan peluang prestasi,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga memastikan dukungan fasilitas latihan bagi atlet yang terpilih, termasuk pemanfaatan sarana olahraga milik daerah untuk pemusatan latihan sebelum keberangkatan ke Malinau.
Selain itu, pembentukan panitia persiapan Porprov akan segera dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lebih terstruktur, mulai dari verifikasi atlet hingga kesiapan teknis di lapangan. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT