0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tren Temuan Menurun, Bea Cukai Tarakan Perketat Pengawasan dan Kolaborasi Lintas Sektor

Eliazar Simon • Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19 WIB
Kepala Bea Cukai Tarakan, Wahyu Budi Utomo. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
Kepala Bea Cukai Tarakan, Wahyu Budi Utomo. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Meski masih ditemukan peredaran tembakau iris tanpa pita cukai, Bea Cukai Tarakan mencatat adanya tren penurunan jumlah temuan barang kena cukai ilegal dalam beberapa waktu terakhir di wilayah Tarakan.

Kepala Bea Cukai Tarakan, Wahyu Budi Utomo mengatakan, pola pelanggaran yang ditemukan sejauh ini masih relatif sama dan belum menunjukkan perubahan signifikan dari sisi modus operandi.

“Modusnya masih sama dan belum ada yang menonjol. Namun jika dibandingkan periode sebelumnya, jumlah temuan cenderung menurun,” ujarnya.

Menurutnya, penurunan tersebut tidak berarti ancaman peredaran barang kena cukai ilegal telah hilang, melainkan menunjukkan adanya peningkatan pengawasan serta efektivitas deteksi di lapangan.

Hasil penindakan menunjukkan bahwa jumlah tembakau iris tanpa pita cukai yang diamankan dalam beberapa waktu terakhir tidak dalam skala besar. Namun, seluruh temuan tetap diproses sesuai ketentuan karena pelanggaran cukai merupakan pelanggaran terhadap penerimaan negara.

Selain penindakan, Bea Cukai Tarakan juga memperkuat sistem pengawasan melalui kolaborasi dengan perusahaan jasa titipan. Peran ekspedisi dinilai semakin penting karena menjadi jalur utama distribusi barang kiriman yang rawan disalahgunakan.

Dalam sejumlah kasus, pihak jasa pengiriman disebut turut memberikan informasi awal terkait paket yang dicurigai tidak sesuai ketentuan. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sinergi antara aparat pengawasan dan pelaku usaha logistik ini menjadi salah satu strategi untuk mempersempit ruang gerak peredaran barang kena cukai ilegal di Tarakan.

Selain itu, koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat guna memastikan pengawasan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif dalam menekan potensi pelanggaran di masa mendatang.

“Kerja sama dengan berbagai pihak akan terus kami tingkatkan agar pengawasan semakin efektif dan peredaran barang kena cukai ilegal dapat ditekan,” pungkas Wahyu. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tembakau iris #tarakan #bea cukai