Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Soal Penilaian Pemprov Kaltara, Begini Respons Pemkab Nunukan 

A
Penulis: Asrullah RT❯
Wakil Bupati Nunukan Hermanus
Wakil Bupati Nunukan Hermanus

Advertisement

NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan memberikan penjelasan terkait penilaian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara yang menempatkan Kabupaten Nunukan di peringkat terbawah dengan nilai 0,16. 

Pemerintah daerah memastikan akan menelaah indikator penilaian tersebut guna mengetahui faktor penyebab sekaligus merumuskan langkah perbaikan ke depan.

Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, mengatakan pihaknya akan mempelajari lebih lanjut hasil penilaian tersebut untuk mengetahui aspek-aspek yang menjadi indikator penilaian sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

Advertisement

“Saya belum mengetahui secara rinci terkait hasil penilaian tersebut karena dilakukan pihak provinsi. Nanti akan kami pelajari lebih lanjut agar diketahui aspek-aspek yang perlu menjadi perhatian ke depan,” ucapnya belum lama ini.

Dijelaskan, setiap hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah di tingkat yang lebih tinggi harus disikapi secara positif sebagai bahan perbaikan dan peningkatan kinerja pemerintah daerah. Dan Pemkab Nunukan terbuka terhadap berbagai masukan maupun hasil evaluasi. 

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Sirajuddin, menjelaskan bahwa informasi yang beredar perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Advertisement

Sebab, penilaian tersebut bukanlah penilaian terhadap pembangunan daerah secara keseluruhan. Tetapi penilaian inovasi daerah yang diselenggarakan Pemprov Kalimantan Utara.

“Terkait penilaian tersebut bukan penilaian pembangunan daerah secara keseluruhan. Tetapi lebih kepada penilaian inovasi daerah. Dan tahun ini Pemkab Nunukan memang tidak mengikuti kegiatan penilaian tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, tidak ikut sertanya Nunukan dalam penilaian berdampak pada capaian nilai yang diperoleh. Dan situasi itu tidak bisa diartikan bahwa daerah tersebut tidak memiliki inovasi. 

“Nilai yang muncul bukan berarti Kabupaten Nunukan tidak memiliki inovasi. Berbagai inovasi tetap lahir dan dikembangkan oleh perangkat daerah, hanya saja tahun ini kami tidak berpartisipasi dalam proses penilaian yang dilakukan,” tegasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Perubahan Jadwal Porprov II Kaltara Sempat Berubah, Panwasrah Soroti Beban Kontingen Daerah

Perubahan Jadwal Porprov II Kaltara Sempat Berubah, Panwasrah Soroti Beban Kontingen Daerah

Persoalan perubahan jadwal pertandingan menjadi salah satu pembahasan yang menyita perhatian dalam pelaksanaan Delegation Registration Meeti

Panwasrah Tegaskan Hasil DRM Porprov II Kaltara Mengikat, Semua Pihak Harus Patuh

Panwasrah Tegaskan Hasil DRM Porprov II Kaltara Mengikat, Semua Pihak Harus Patuh

Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) menegaskan hasil Delegation Registration Meeting (DRM) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalima

DRM Porprov II Kaltara Temukan Dugaan Atlet Terdaftar di Dua Daerah

DRM Porprov II Kaltara Temukan Dugaan Atlet Terdaftar di Dua Daerah

Proses verifikasi keabsahan atlet dalam pelaksanaan Delegation Registration Meeting (DRM) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Ut

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer