TARAKAN – Kebakaran melanda gerai Bakso Mie Ayam ABC di Jalan Mulawarman, Tarakan, Kelurahan Karang Anyar Pantai, (15/6) sekitar pukul 13.00 WITA. Sebagian besar bangunan mengalami kerusakan setelah api menghanguskan sekitar 60 persen area warung yang dikenal sebagai salah satu tempat makan di kawasan tersebut.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang karyawan warung bernama Lukas yang sedang beristirahat di kamar lantai atas bangunan. Saat terbangun, ia mendapati asap tebal sudah memenuhi ruangan tempatnya tidur.
“Saya bangun tidur, buka mata sudah asap. Saya panik, cuma sempat ambil HP lalu langsung lari keluar,” ujar Lukas.
Lukas mengaku saat kejadian dirinya seorang diri berada di area istirahat karyawan yang terdiri dari empat kamar. Ia tidak mengetahui secara pasti titik awal munculnya api.
Namun sebelum kebakaran membesar, ia sempat mencium aroma yang diduga berasal dari kabel listrik terbakar. “Enggak ada suara ledakan, cuma bau listrik. Baunya seperti kabel kebakar, jadi kemungkinan konslet,” katanya.
Menurut Lukas, di area tersebut terdapat sejumlah colokan listrik yang biasa digunakan untuk mengisi daya telepon genggam dan menyalakan kipas angin. Meski demikian, ia tidak berani memastikan apakah instalasi listrik menjadi penyebab kebakaran.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan PMK Tarakan, Eko Supriyatnoko, mengatakan dugaan awal api berasal dari bagian plafon di pojok belakang bangunan.
“Dugaan sementara api dari konstruksi. Laporan saksi mata menyebut api muncul di pojok belakang, tepat di plafon. Jadi sementara kami duga dari konstruksi bangunan,” ujarnya.
Untuk memastikan penyebab kebakaran, petugas mengamankan perangkat CCTV yang berada di lokasi. Rekaman tersebut akan menjadi salah satu bahan penyelidikan bersama pihak kepolisian.
“Karena ada CCTV di lokasi, kami coba amankan decoder-nya. Itu bisa menjadi bukti untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” jelas Eko.
Ia menambahkan, material bangunan yang didominasi kayu dan triplek membuat api cepat merambat hingga menghanguskan sebagian besar bangunan sebelum petugas tiba di lokasi. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh kepolisian. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT