Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jelang Puncak Haji, Petugas Kloter 7 Kaltara Perkuat Pendampingan Jemaah Hadapi Cuaca Ekstrem

Zakaria RT • Minggu, 24 Mei 2026 | 19:29 WIB
BAHAGIA: Kondisi Jemaah asal Kaltara yang bersiap melakukan puncak ibadah haji. ISTIMEWA
BAHAGIA: Kondisi Jemaah asal Kaltara yang bersiap melakukan puncak ibadah haji. ISTIMEWA

MAKKAH – Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji yang dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau tepatnya tanggal 25 Mei 2026 pada kalender masehi, ratusan jemaah asal Kalimantan Utara (Kaltara) di Kota Makkah mulai sibuk melakukan persiapan. Sehingga saat ini para petugas Kloter 7 Balikpapan (BPN) terus memperkuat koordinasi dan pendampingan kepada jamaah agar seluruh rangkaian Armuzna dapat dijalani dengan lancar di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.

Ketua Kloter 7 Jemaah Haji Kaltara, Sayid Abdullah mengatakan, koordinasi dilakukan secara menyeluruh mengingat jamaah Kaltara menempati empat lantai hotel yang berbeda. Pendampingan diberikan bukan hanya terkait teknis keberangkatan, tetapi juga penguatan mental dan pemahaman manasik haji menjelang fase paling sakral dalam ibadah haji.

“H-1 pelaksanaan puncak ibadah, kami terus bergerak dari lantai ke lantai untuk memastikan jamaah siap baik secara fisik dan mental. Bukan hanya soal keberangkatan, tetapi bagaimana jamaah memahami kembali tata cara ibadah mulai dari mandi ihram, salat sunah ihram, niat haji hingga doa-doa selama Armuzna,” ujarnya, Minggu (24/5).

Dibeberkannya, seluruh petugas kini fokus memastikan jamaah tidak mengalami kebingungan saat proses perpindahan dari Makkah menuju Arafah, Muzdalifah dan Mina. Sehingga kata dia, seluruh tahapan akan berlangsung dalam waktu sesingkat mungkin lantaran kondisi cuaca yang dinilai sangat panas. Ia menjelaskan, selain penguatan manasik, petugas juga memberikan penjelasan rinci terkait susunan kegiatan selama Armuzna, pembagian tugas petugas kloter hingga titik kumpul jamaah agar seluruh proses berjalan tertib dan aman.

“Semua pelaksanaan ini berada di bawah satu komando ketua kloter supaya koordinasi di lapangan lebih mudah. Jamaah juga kami minta terus mengikuti arahan petugas karena seluruh tahapan Armuzna membutuhkan kedisiplinan dan kesiapan fisik,” katanya.

Sayid menyebut, setelah wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah, jamaah akan langsung bergerak menuju Muzdalifah selepas Magrib untuk melaksanakan mabit hingga sekitar pukul 00.30 dini hari waktu setempat. Setelah itu, jamaah Kloter 7 Kaltara dijadwalkan masuk dalam trip kedua pemberangkatan menuju Mina pada rentang pukul 00.30 hingga 02.30 dini hari 10 Dzulhijjah.

"Di Mina, jamaah akan menjalani prosesi lontar jumrah Aqabah sesuai jadwal dari pihak syarikah. Setelah melaksanakan lontar jumrah, jamaah akan melakukan tahalul awal sebelum kembali ke tenda untuk beristirahat dan melanjutkan lontar jumrah pada hari-hari tasyrik. Setelah lontar jumrah Aqabah, jamaah melakukan tahalul awal lalu kembali ke tenda untuk persiapan lontar jumrah ula, wustha dan Aqabah selama hari tasyrik tanggal 11 sampai 13 Dzulhijjah,” jelasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#naik haji #tarakan #kaltara #haji #ibadah haji