Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banjir di Sembakung Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal

A
Penulis: Asrullah RT❯
KEMBALI NORMAL : Tinggi muka air di Sungai Sembakung menunjukkan debit air terus menerus pasca meningkat sejak Selasa (19/5). 
KEMBALI NORMAL : Tinggi muka air di Sungai Sembakung menunjukkan debit air terus menerus pasca meningkat sejak Selasa (19/5). 

Advertisement

NUNUKAN – Kondisi banjir di wilayah Kecamatan Sembakung, terus menunjukkan perkembangan positif. Debit air yang sebelumnya merendam sejumlah desa kini semakin surut dan mendekati kondisi normal.

Kepala Subsi Bidang Penyelamatan dan Evaluasi BPBD Nunukan, Hasanuddin mengatakan, tinggi muka air (TMA) saat ini terpantau berada di angka 3,2 meter atau hampir kembali ke batas normal. Sementara, ketinggian normal di 3 meter. 

“Untuk kondisi banjir di Sembakung sudah makin surut. Ketinggian permukaan air terpantau 3,2 meter dan sudah mendekati normal di 3 meter,” ucap Hasanuddin, Jumat (22/5). 

Advertisement

Dijelaskan, dengan menurunnya TMA Sungai Sembakung, aktivitas masyarakat yang sempat terdampak banjir kini mulai kembali berjalan normal. Warga telah beraktivitas seperti biasa, termasuk kegiatan ekonomi maupun mobilitas antarwilayah.

"BPBD Nunukan tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi sungai dan wilayah terdampak guna mengantisipasi kemungkinan perubahan cuaca yang dapat memicu kenaikan debit air kembali," tegasnya.

Sebelumnya, banjir di Kecamatan Sembakung sempat merendam tiga RT di dua desa yang terdampak. Untuk Desa Atap ada dua RT yang terdampak RT 6 dan RT 7. Sementara, Desa Tagul ada 1 RT yang juga terdampak banjir. 

Advertisement

Di dua desa ini, ketinggian air berada di 1 meter dari badan jalan. Diketahui, banjir yang berdampak pada sejumlah kecamatan terjadi sejak Senin (18/5) lalu diakibatkan terjadinya banjir dari wilayah perbatasan Malaysia. TMA Sungai Sembakung naik lantaran, debit air masuk melalui Kecamatan Lumbis Pensiangan yang berada di hulu.  (akz/jnr)

Advertisement

Artikel Terkait

Karhutla dan Banjir Jadi Prioritas Mitigasi di Nunukan

Karhutla dan Banjir Jadi Prioritas Mitigasi di Nunukan

Bencana alam seperti Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan banjir menjadi ancaman lingkungan yang mendapat perhatian dalam penyusunan Ren

Banjir Rob Berpotensi Rendam Pesisir Tarakan, Puncak Pasang Capai 3,6 Meter

Banjir Rob Berpotensi Rendam Pesisir Tarakan, Puncak Pasang Capai 3,6 Meter

Warga pesisir Tarakan diminta bersiap menghadapi potensi banjir rob pada 14–15 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (

Pastikan Penanganan Cepat, Bupati Nunukan Tinjau Lokasi Banjir dan Tanah Longsor

Pastikan Penanganan Cepat, Bupati Nunukan Tinjau Lokasi Banjir dan Tanah Longsor

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, bergerak cepat meninjau langsung sejumlah titik yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Nunukan s

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer