TARAKAN – Kalimantan Utara (Kaltara) mulai membuka babak baru perdagangan komoditas perikanan internasional. Untuk pertama kalinya, sebanyak 935 ekor kepiting bakau milik PT Sabindo Raya Gemilang dikirim langsung menuju Hong Kong melalui Bandara Internasional Juwata Tarakan, Kamis (21/5), tanpa melalui Tawau, Malaysia.
Pengiriman dengan nilai mencapai Rp 49.722.112 tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pasar ekspor komoditas unggulan daerah. Selama ini, sebagian besar pengiriman kepiting asal wilayah perbatasan masih bergantung pada jalur distribusi melalui Tawau sebelum diteruskan ke negara tujuan.
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud mengatakan, keberhasilan ekspor langsung ini menunjukkan komoditas perikanan asal Kaltara mampu bersaing di pasar internasional.
“Ekspor langsung ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan nilai tambah komoditas daerah sekaligus memperkuat posisi Kaltara sebagai salah satu penghasil kepiting bakau berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, terbukanya jalur ekspor langsung akan memberikan keuntungan lebih besar bagi pelaku usaha lokal. Selain memangkas rantai distribusi, pengiriman langsung juga dinilai dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya logistik.
Ia menjelaskan, selama ini Tawau menjadi salah satu pusat perdagangan kepiting di kawasan perbatasan karena aktivitas ekspor yang cukup tinggi. Sementara sebagian besar pasokan komoditas berasal dari wilayah Kaltara.
Dengan dimulainya ekspor langsung dari Tarakan menuju Hong Kong, peluang penguatan perdagangan internasional dan perluasan pasar baru diperkirakan akan semakin berkembang. “Sebelum diberangkatkan, petugas Karantina Kaltara telah melakukan pemeriksaan fisik dan verifikasi dokumen kesehatan ikan untuk memastikan kepiting dalam kondisi sehat, aman, dan memenuhi persyaratan negara tujuan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendukung pelaku usaha melalui pelayanan karantina yang cepat dan profesional agar semakin banyak komoditas unggulan daerah yang mampu menembus pasar ekspor dunia. “Kami berharap ekspor langsung seperti ini terus berkembang sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT