TARAKAN - Seorang jemaah asal Tarakan yang terjatuh di pintu bus setiba di Kota Madinah. Jatuhnya seorang jemaah haji di Madinah tersebut menjadi perhatian serius Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tarakan, lantaran menyebabkan kaki jemaah perempuan tersebut patah dan harus menjalani operasi pemasangan pen.
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Tarakan, H. Asmawan menjelaskan, kejadian tersebut menimpa jemaah bernama Ismawati Binti Tahir, usia 36 tahun, insiden itu terjadi ketika rombongan Kloter 7 tiba di Madinah pada tanggal 7 Mei sekitar pukul 18.00 waktu Arab Saudi. Saat itu para jemaah baru turun dari bus menuju hotel tempat menginap. Namun nahas, pakaian yang dikenakan korban terinjak sehingga membuatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari pintu bus.
“Pada saat turun dari bus menuju hotel, kebetulan bajunya agak panjang. Jadi bajunya terinjak sehingga beliau jatuh dari pintu bus langsung ke bawah. Ternyata mengalami patah kaki,” ujarnya.
Ia menuturkan, petugas haji langsung bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap korban. Jemaah tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit di Madinah untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan hingga menjalani operasi.
“Pada saat itu langsung dievakuasi, dibawa ke rumah sakit dan langsung dilakukan operasi dipasang pen, alhamdulillah jemaah sudah bisa duduk dan harus menjalani prosesi ibadah dengan kursi roda. Kami terus memantau perkembangan dan meminta tim medis memberikan perhatian khusus pada bersangkutan,” katanya.
"Ini yang pertama kalinya, kejadian ini menjadi pelajaran dan evaluasi kami kedepannya, pentingnya aturan untuk keamanan berbusana. Kami berharap seluruh jemaah lebih berhati-hati dan menjaga kesehatan sampai kembali ke tanah air," pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT