Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jelang Iduladha, Ketersediaan Sapi Kurban di Tarakan Dinilai Belum Ideal

Zakaria RT • Senin, 27 April 2026 | 19:47 WIB
BELUM IDEAL: Kondisi salah satu kandang penjualan hewan ternak di Kota Tarakan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
BELUM IDEAL: Kondisi salah satu kandang penjualan hewan ternak di Kota Tarakan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Menjelang Iduladha ketersediaan sapi di Kota Tarakan dinilai belum ideal. Hal tersebut lantaran jumlah hewan yang tersedia dinilai belum mengimbangi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Sehingga selisih antara jumlah stok dan kebutuhan menjadi perhatian serius, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Tarakan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Tarakan, Paulus membenarkan kondisi tersebut, di mana hingga pertengahan April 2026, jumlah sapi kurban tercatat 998 ekor, angka tersebut dinilai belum ideal dari jumlah yang dibutuhkan sekitar 1.500 ekor sapi.

Sehingga pihaknya mengintensifkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari pengendalian distribusi ternak, pengawasan lalu lintas sapi yang masuk ke daerah, hingga memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban tetap terjaga sesuai standar. “Artinya masih ada kekurangan sekitar 500 ekor lebih yang harus kita penuhi dalam waktu yang tersisa ini,” ujarnya, Senin (27/4).

Diungkapkannya, kondisi ini tidak hanya menjadi perhatian dari sisi kuantitas, tetapi juga dari aspek distribusi dan pengendalian pasar. Pemerintah daerah melalui DKPP tidak ingin kekurangan pasokan justru berujung pada lonjakan harga yang memberatkan masyarakat, sekaligus di sisi lain menghindari kondisi sebaliknya di mana pasokan berlebih justru merugikan peternak lokal.

"Untuk itu, kami menggandeng Balai Karantina Kaltara. Dengan membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang bertugas mengawasi lalu lintas ternak yang masuk ke wilayah Tarakan menjelang hari raya. Kami sudah melakukan rapat bersama pihak Karantina di gedung Sri Tower, dan itu langsung ditindaklanjuti dengan pembentukan satgas pengawasan lalu lintas ternak. Ini penting supaya pergerakan sapi yang masuk bisa terkontrol, baik dari sisi jumlah maupun kesehatannya,” jelasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #iduladha #sapi kurban #hewan kurban