Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Deklarasi Komitmen Bersih Narkoba dan HP, Lapas Tarakan Razia Mendadak Tiap 2–3 Hari

Eliazar Simon • Senin, 20 April 2026 | 18:59 WIB
DEKLARASI: Lapas Tarakan menegaskan komitmen penuh dalam memberantas peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di dalam lapas melalui deklarasi seluruh pegawai yang diinisiasi pimpinan lapas. ISTIMEWA
DEKLARASI: Lapas Tarakan menegaskan komitmen penuh dalam memberantas peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di dalam lapas melalui deklarasi seluruh pegawai yang diinisiasi pimpinan lapas. ISTIMEWA

TARAKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan menegaskan komitmen penuh dalam memberantas peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di dalam lapas.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIA Tarakan Fitroh Qomarudin mengatakan, komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan bersama seluruh pegawai yang diinisiasi pimpinan lapas.

“Ini bukan sekadar seremonial, tapi komitmen bersama seluruh pegawai untuk memastikan tidak ada peredaran narkoba dan handphone di dalam lapas,” ujarnya.

Ia menegaskan, jajaran Lapas Tarakan secara rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna mencegah pelanggaran. “Razia kita lakukan rutin, bisa dua sampai tiga hari sekali dan sifatnya dadakan,” jelasnya.

Selain penindakan, pihak lapas juga aktif melakukan sosialisasi kepada warga binaan terkait bahaya narkoba serta larangan penggunaan handphone di dalam lapas.

“Tidak hanya petugas, warga binaan juga kita ajak berkomitmen. Kita ingatkan terus agar mereka patuh terhadap aturan,” katanya.

Fitroh menyebut, hingga saat ini tidak ditemukan kasus peredaran narkoba di dalam lapas. “Untuk narkoba, nihil. Tidak ada ditemukan,” tegasnya.

Sementara untuk handphone, diakui masih ditemukan namun jumlahnya jauh berkurang dibanding sebelumnya. “Ada kalanya ditemukan, tapi tidak sesering dulu. Ini yang tetap kami waspadai,” ujarnya.

Jika ditemukan pelanggaran, pihak lapas akan memberikan sanksi tegas kepada warga binaan, mulai dari pencabutan hak kunjungan hingga hak integrasi seperti remisi dan pembebasan bersyarat. “Setiap pelanggaran kita proses melalui sidang TPP, dan hak-haknya bisa dicabut,” jelasnya.

Untuk mencegah masuknya barang terlarang, pengawasan terhadap kunjungan juga diperketat, termasuk penggeledahan berlapis serta kerja sama dengan aparat penegak hukum seperti kepolisian, TNI, hingga BNN. Dengan langkah tersebut, Lapas Tarakan memastikan kondisi keamanan tetap terkendali. “Alhamdulillah kondisi lapas aman dan kondusif,” tutupnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #lapas #razia #warga binaan