Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Korban Digigit, 7 Anjing di Tarakan Diamankan Petugas 

E
Penulis: Eliazar Simon❯
DIAMANKAN: Petugas mengamankan 7 anjing yang dianggap meresahkan masyarakat. ISTIMEWA
DIAMANKAN: Petugas mengamankan 7 anjing yang dianggap meresahkan masyarakat. ISTIMEWA

Advertisement

TARAKAN – Proses evakuasi tujuh ekor anjing di kawasan Sebengkok Tiram, Kota Tarakan, berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga dua malam. Petugas Satpol PP dan PMK Tarakan harus bekerja ekstra akibat kondisi lokasi yang sempit serta banyaknya celah yang memungkinkan hewan kabur.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP, Irwan, S.E., menjelaskan, evakuasi dilakukan setelah adanya laporan warga terkait gigitan anjing terhadap seorang anak di lingkungan tersebut.

“Evakuasi ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga, sekaligus upaya pencegahan agar tidak terjadi kejadian serupa,” ujarnya, Jumat (1/5). 

Advertisement

Pada malam pertama, petugas berhasil mengamankan empat ekor anjing. Namun, tiga ekor lainnya sempat kabur dan baru bisa dievakuasi pada malam berikutnya setelah kembali ke lokasi.

“Kendalanya karena kondisi rumah yang sempit dan banyak celah, sehingga anjing mudah keluar masuk. Kami harus menutup beberapa akses dan menggunakan jaring untuk mempercepat penangkapan,” jelasnya.

Proses penangkapan juga dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko bagi petugas maupun warga sekitar. Beberapa anjing bahkan sempat menghindar, sehingga petugas harus menunggu waktu yang tepat untuk melakukan evakuasi.

Advertisement

Setelah berhasil diamankan, seluruh anjing dipindahkan ke lokasi karantina di kawasan Juwata untuk observasi lebih lanjut. Dari hasil pengamatan sementara, hewan-hewan tersebut tidak menunjukkan perilaku agresif.

Irwan menegaskan, langkah evakuasi diambil berdasarkan hasil musyawarah warga yang menilai keberadaan anjing-anjing tersebut sudah meresahkan dan berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak.

“Pertimbangannya keselamatan warga. Ini juga bagian dari upaya menjaga ketertiban di lingkungan permukiman,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam lima tahun terakhir, pihaknya telah menangani sekitar tujuh kasus evakuasi hewan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga di Kota Tarakan. (zar/jnr)

Advertisement

Artikel Terkait

Dijanjikan Gaji Dilunasi 9 November, Buruh Intracawood Batal Mogok Kerja

Dijanjikan Gaji Dilunasi 9 November, Buruh Intracawood Batal Mogok Kerja

Ancaman mogok kerja ratusan buruh PT Intracawood Manufacturing yang dijadwalkan berlangsung Jumat (6/11) akhirnya tidak terealisasi. Pekerja

Hindari Konsekuensi Pidana, Status Tanah yang Didaftarkan ke BPN Tarakan Harus Jelas

Hindari Konsekuensi Pidana, Status Tanah yang Didaftarkan ke BPN Tarakan Harus Jelas

Kepastian status kepemilikan tanah di kawasan Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) PT Pertamina EP khususnya di RT 16 Kelurahan Kampung Satu Ski

Tindaklanjuti SE Kapolri, Penggunaan Vape oleh Personel Polres Tarakan Dilarang

Tindaklanjuti SE Kapolri, Penggunaan Vape oleh Personel Polres Tarakan Dilarang

Kebiasaan menggunakan rokok elektrik atau vape kini bisa berujung persoalan serius bagi anggota Polri di lingkungan Polres Tarakan. Tidak ha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer