Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tiga Speedboat Cukup untuk Angkutan Lebaran, Operator Nonreguler Diingatkan Ketersediaan BBM

Sopian Hadi • Rabu, 11 Maret 2026 | 15:43 WIB

 

ARUS MUDIK: Penumpang speedboat reguler di Pelabuhan Keramat mulai terlihat ramai, Selasa (10/3).FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN
ARUS MUDIK: Penumpang speedboat reguler di Pelabuhan Keramat mulai terlihat ramai, Selasa (10/3).FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN

TIDENG PALE – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tana Tidung memastikan armada speedboat yang beroperasi saat ini masih cukup untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.


‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Tana Tidung, M. Arief Prasetiawan, mengatakan dari lima trayek speedboat yang diberikan izin oleh pemerintah provinsi, saat ini hanya tiga yang aktif beroperasi.

‎Meski demikian, jumlah armada tersebut dinilai masih mampu mengakomodasi mobilitas masyarakat.

‎“Dari lima trayek yang ada, saat ini yang aktif hanya tiga. Tapi untuk melayani kebutuhan masyarakat hingga Lebaran nanti masih cukup,” ujar Arief, Selasa (10/3).

‎Ia menjelaskan, selain armada reguler, keberadaan speedboat nonreguler juga dapat membantu jika terjadi peningkatan jumlah penumpang saat arus mudik maupun balik.

‎“Kalau terjadi lonjakan penumpang, biasanya armada nonreguler juga ikut membantu untuk mengangkut penumpang,” katanya.

‎Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, lonjakan penumpang yang menggunakan transportasi speedboat tidak terlalu signifikan. Bahkan jika terjadi peningkatan, biasanya hanya membutuhkan tambahan satu hingga dua armada untuk menutupi kebutuhan.

“Pengalaman tahun lalu masih cukup ter-cover. Kalau ada tambahan penumpang, biasanya hanya perlu satu atau dua speedboat tambahan,” jelasnya.

‎Namun demikian, Dishub Tana Tidung masih menunggu kepastian operasional kapal ferry yang saat ini dikabarkan telah rampung menjalani proses docking.

‎Jika proses tersebut selesai sesuai jadwal, diharapkan kapal ferry bisa kembali beroperasi menjelang arus mudik.

“Kami berharap ferry bisa segera beroperasi kembali sehingga dapat membantu kelancaran arus mudik dan arus balik masyarakat,” ujarnya.

Selain transportasi sungai, layanan transportasi darat seperti bus Damri dan travel juga masih beroperasi normal, termasuk rute Tana Tidung–Malinau yang melayani perjalanan pulang-pergi setiap hari.

‎Arief mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar merencanakan perjalanan sejak awal, termasuk memesan tiket lebih dulu agar tidak mengalami kendala saat keberangkatan.

‎“Kami sarankan masyarakat memesan tiket lebih awal supaya perjalanan bisa lebih terjadwal,” katanya.

‎Ia juga mengingatkan seluruh operator speedboat untuk memastikan aspek keselamatan pelayaran, seperti menyediakan jaket pelampung, memastikan kondisi mesin layak, serta menyiapkan bahan bakar cadangan selama perjalanan.

‎“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas, mulai dari kelengkapan pelampung hingga kondisi mesin dan bahan bakar, sampai asuransi," tegasnya.


Menjelang arus mudik Lebaran, Dishub Tana Tidung juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait dalam menyiapkan pos pelayanan serta pengamanan guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat. (ana/ana)

Editor : Sophian Hadi
#speedboat #mudik Lebaran 1447 H #Dishub Tana Tidung #Pelabuhan Keramat