Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

489 Calon Jemaah Haji Kaltara Dijadwalkan Berangkat Mei Tahun Ini

Zakaria RT • Kamis, 22 Januari 2026 | 20:17 WIB
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tarakan Asmawan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tarakan Asmawan.

TARAKAN – Calon jemaah haji asal Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dijadwalkan akan berangkat ke Tanah Suci pada 6 dan 7 Mei 2026. Keberangkatan jemaah dilakukan dalam dua kelompok terbang (kloter) dengan total keseluruhan sebanyak 489 orang. Diketahui, kloter pertama jemaah haji Kaltara akan diberangkatkan pada 6 Mei 2026 dengan jumlah 356 jemaah. Kloter ini merupakan kloter penuh yang seluruh jemaahnya berasal dari Kaltara.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tarakan Asmawan menerangkan, kloter pertama berangkat tanggal 6 Mei dengan jumlah 356 orang. Sementara itu, kloter kedua dijadwalkan berangkat sehari setelahnya, yakni pada 7 Mei 2026, dengan jumlah 133 jemaah. Kloter ini merupakan kloter gabungan yang akan berangkat bersama jemaah dari provinsi lain.

“Untuk pembagian jemaah ke dalam satu kloter penuh dan satu kloter gabungan merupakan kebijakan yang disesuaikan dengan jumlah kuota haji yang diterima Provinsi Kaltara pada musim haji tahun 2026. Seluruh jemaah yang masuk dalam kuota tersebut wajib memenuhi sejumlah persyaratan sebelum diberangkatkan," ujarnya, Kamis (22/1).

"Salah satu syarat utama adalah pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) yang tahun ini ditetapkan sebesar Rp 55,5 juta per jemaah. Selain itu, seluruh jemaah juga harus dinyatakan memenuhi syarat istito’ah kesehatan, yakni mampu secara fisik dan medis untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci," sambungnya.

Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini baru 172 jemaah yang tercatat telah melakukan pelunasan BPIH. Meski begitu, pihaknya memastikan bahwa jemaah yang nantinya diberangkatkan merupakan jemaah yang telah menyelesaikan seluruh tahapan administrasi dan persyaratan kesehatan.

“Semua jemaah yang berangkat sudah melunasi BPIH dan telah dinyatakan istito’ah dari sisi kesehatan. Kalau seluruh jemaah haji Kaltara juga telah mengikuti rangkaian manasik haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah bekerja sama dengan instansi terkait. Manasik tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada jemaah mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji, baik secara teori maupun praktik," jelasnya.

Diungkapkannya, selain manasik, pemeriksaan dan pemantauan kesehatan jemaah juga terus dilakukan secara berkala oleh Dinas Kesehatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap stabil hingga hari keberangkatan.

“Untuk mendukung kelancaran dan keselamatan pelaksanaan ibadah haji, setiap kloter jemaah akan didampingi oleh petugas haji yang terdiri dari pembimbing ibadah serta petugas kesehatan. Para petugas ini akan mendampingi jemaah sejak keberangkatan dari daerah, selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali ke tanah air," urainya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #kaltara #haji