TARAKAN — Di tahun 2026 Pemerintah Republik Indonesia, menerapkan kebijakan baru terkait pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah yakni memperluas pemberian paket MBG kepada seluruh jajaran penyelenggara pendidikan seperti menegaskan, tenaga pendidik tersebut termasuk petugas kebersihan hingga pegawai tata usaha (TU) di sekolah. Kebijakan ini berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 terkait Perluasan Penerima MBG.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan Tamrin Toha menerangkan jika saat ini program MBG untuk guru dan tenaga kependidikan telah berjalan. Sehingga dengan kebijakan ini membuat guru dan tenaga pendidik lainnya merasa cukup senang. Namun demikian, ia menerangkan jika hingga saat ini masih ada sekolah yang belum tersentuh program MBG di Tarakan.
"Kemarin kami sudah melakukan pengecekan langsung. Dari hasil peninjauan semua guru sudah dapat. Tadi saya mengunjungi salah satu sekolah dan saya tanyakan langsung. Gurunya dapat, tenaga kependidikannya juga dapat,” ujar Tamrin, Selasa (13/1).
"Jumlah penerima MBG dari kalangan guru dan tenaga kependidikan sekitar dua ribu orang, yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan sekolah negeri maupun swasta. Itu mencakup TK, SD, dan SMP. Adapun menunya, disamakan dengan menu yang diterima siswa. Tidak bisa guru merequest sendiri menunya," sambungnya.
Dijelaskannya, program MBG tersebut tidak mencakup jenjang SMA karena kewenangannya berada di tingkat provinsi. Sementara untuk pelaksanaan di jenjang TK hingga SMP, pihaknya terus melakukan pemantauan secara bertahap. Mengingat, penyaluran MBG belum sepenuhnya merata. Saat ini, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi masih terbatas.
“Saat ini masih ada kelurahan yang belum memiliki dapur MBG. Ini kan masih baru. Setahu saya baru sekitar 14 SPPG yang berjalan. Tentu ini mempengaruhi distribusi MBG ke seluruh sekolah. Tapi kewenangan teknis program itu bukan berada di kami," katanya.
“Tapi kami memastikan hingga saat ini belum ada laporan terkait masalah pada pelaksanaan MBG. Lancar-lancar saja. Semoga tahun ini dapur bertambah dan semua sekolah merasakan manfaat program MBG," pungkasnya. (zac/jnr).
Editor : Januriansyah RT