Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Booth Kuliner di Taman Berlabuh Tarakan Dibobol, CCTV Dicabut Pelaku

Eliazar Simon • Kamis, 8 Januari 2026 | 19:08 WIB

 

OLAH TKP : Pihak kepolisian melakukan olah TKP terhadap enam rombong pedagang kuliner di kawasan Taman Berlabuh dibobol pelaku tak dikenal, Kamis (8/1) dini hari.
OLAH TKP : Pihak kepolisian melakukan olah TKP terhadap enam rombong pedagang kuliner di kawasan Taman Berlabuh dibobol pelaku tak dikenal, Kamis (8/1) dini hari.

TARAKAN – Aksi pencurian kembali menyasar pedagang kuliner. Terdapat enam rombong pedagang kuliner di kawasan Taman Berlabuh, Kelurahan Lingkas Ujung, Kecamatan Tarakan Timur, dibobol pelaku tak dikenal, Kamis (8/1) dini hari.

Pelaku diduga beraksi pada waktu subuh dengan cara merusak bagian belakang rombong. Meski enam rombong menjadi sasaran, hingga Kamis siang baru tiga korban yang melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polres Tarakan. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp400 ribu jika digabungkan dari seluruh rombong yang dibobol.

Salah satu korban, Ifransyah, mengungkapkan bahwa seluruh rombong miliknya dan rekan pedagang lain dalam kondisi terbongkar. Bahkan, dua rombong lain diduga nyaris menjadi sasaran sebelum pelaku kabur.

“Enam rombong sudah terbongkar semua. Dua lagi sepertinya belum sempat dibobol, tapi sudah ada tanda-tanda mau dibuka,” ujarnya.

Ifransyah menduga pelaku beraksi setelah pukul 01.00 WITA. Pasalnya, rekaman kamera pengawas masih menunjukkan kondisi aman hingga jam tersebut. Namun, pelaku diduga sengaja melumpuhkan sistem pengawasan dengan mencabut kartu memori CCTV.

“CCTV-nya direndam, memorinya diambil. Dari beberapa rombong, hanya satu CCTV yang diambil memorinya,” jelasnya.

Tak hanya uang tunai, pelaku juga menggasak berbagai barang dagangan, mulai dari tabung gas, telur, buah-buahan hingga bubuk-bubuk bahan jualan. Seluruh barang tersebut diambil dari enam rombong yang berhasil dibobol.

Berdasarkan temuan awal, pelaku diduga masuk melalui bagian belakang rombong dengan membuka baut seng penutup. Material rombong yang sebagian terbuat dari asbes diduga memudahkan pelaku membongkar menggunakan obeng. “Kayaknya pakai obeng, seng dibuka dari belakang,” katanya.

Peristiwa ini langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian. Petugas Satreskrim Polres Tarakan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, proses pelaporan sempat tertunda karena sebagian korban belum mengetahui prosedur pelaporan dan baru melapor setelah kejadian ramai di media sosial.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Tarakan, IPDA Eko Susilo, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Dari enam korban, baru tiga yang secara resmi melapor ke polisi.

“Untuk sementara laporan yang masuk ada tiga. Tim sudah turun ke lokasi dan melakukan olah TKP,” ujarnya.

IPDA Eko menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui identitas pelaku, termasuk mendalami kemungkinan pelaku merupakan pencuri musiman atau bagian dari jaringan tertentu.

“Hasil olah TKP sementara, modus pelaku dengan cara merusak gembok dan bagian rombong. Terkait CCTV, kami akan cek kemungkinan rekaman dari sekitar lokasi kejadian,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #taman berlabuh #pencurian