Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BNNP Kaltara Tangani 21 Kasus Narkoba Sepanjang 2025

Eliazar Simon • Selasa, 30 Desember 2025 | 16:32 WIB

 

CAPAIAN : Pelaksana Tugas Kepala BNNP Kaltara Agus Surya Dewi memaparkan hasil capaian kinerja selama tahun 2025.
CAPAIAN : Pelaksana Tugas Kepala BNNP Kaltara Agus Surya Dewi memaparkan hasil capaian kinerja selama tahun 2025.

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat kinerja signifikan dalam pemberantasan peredaran narkotika sepanjang 2025. Fokus penindakan masih diarahkan ke wilayah perbatasan yang dinilai rawan menjadi jalur masuk narkoba.

Pelaksana Tugas Kepala BNNP Kaltara Agus Surya Dewi mengungkapkan, dari target 25 berkas perkara, pihaknya berhasil menangani 21 kasus. Dari pengungkapan tersebut, 29 tersangka berhasil diamankan.

Barang bukti narkotika yang disita terdiri dari sabu seberat 3.663,16 gram, ganja 486,37 gram, serta 1.087 butir ekstasi. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti non narkotika berupa uang tunai Rp14.955.000, 35 unit telepon genggam, dan 11 unit sepeda motor.

“Masih ada satu perkara yang saat ini dalam proses penyidikan. Sedangkan berkas perkara yang telah dinyatakan lengkap atau P21 sebanyak 28 berkas sepanjang tahun 2025,” ujar Dewi, Selasa (30/12).

Di bidang rehabilitasi, capaian melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT) juga melampaui target. TAT BNNP Kaltara menargetkan 10 orang, namun terealisasi 14 orang. Sementara itu, BNN Tarakan berhasil merealisasikan seluruh target rehabilitasi sebanyak 10 orang. Adapun BNNK Nunukan, dari target 15 orang, realisasi mencapai 29 orang.

Dewi menilai kondisi geografis wilayah perbatasan menjadi tantangan utama dalam upaya pemberantasan narkotika di Kalimantan Utara. Meski demikian, pihaknya terus memperkuat pengawasan dan penindakan di sejumlah titik rawan peredaran.

“Untuk lokus peredaran, kami masih memfokuskan pengawasan di kawasan Selumit Pantai dan Juata Permai, Tarakan. Kedua wilayah tersebut masih memerlukan penanganan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan adanya perubahan modus operandi yang dilakukan para pelaku. Setelah pola lama terungkap, pelaku kembali mencari cara baru, di antaranya dengan menyembunyikan sabu di dalam tabung gas dan kemasan tertentu.

Secara keseluruhan, capaian kinerja BNNP Kaltara sepanjang 2025 merupakan hasil sinergi BNNP Kaltara bersama BNNK Tarakan dan Nunukan dalam menekan peredaran narkotika di wilayah Kaltara.

“Pelaku terus beradaptasi, sehingga strategi penindakan juga harus terus berkembang,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#kaltara #narkoba #bnn