Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Harga di Tingkat Produsen Naik Jadi Penyebab Harga Telur di Tarakan

Zakaria RT • Minggu, 7 Desember 2025 | 19:25 WIB

 

AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN NAIK : Penampakan dagangannya telur Ahmad Yani di Pasar Gusher
AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN NAIK : Penampakan dagangannya telur Ahmad Yani di Pasar Gusher

TARAKAN - Terjadinya kenaikan sejumlah komoditi di pasar tradisional menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) menimbulkan dugaan terkait adanya kesengajaan pedagang dalam memanfaatkan hari besar untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

Namun demikian dugaan tersebut dibantah oleh pedagang yang sebenarnya lebih senang menjual komoditi dengan harga normal.

Saat dikonfirmasi, salah satu pedagang telur di Pasar Gusher, Ahmad Yani mengungkapkan, kenaikan harga telur disebabkan lantaran adanya kenaikan dari produsen.

Sehingga kondisi ini membuat pedagang tidak punya pilihan selain ikut menaikan harga untuk mempertahankan keuntungan.

Dikatakannya, sebenarnya dirinya menginginkan harga normal lantaran dapat terjual dengan lancar. Sebaliknya jika harga komoditi mahal maka dapat menurunkan antusias pembeli yang tidak jarang membuat dagangan busuk tidak terjual.

"Saya lebih senang kalau menjual dengan harga normal lebih cepat habis. Tapi kalau harganya naik dagangannya bisa sampai berminggu-minggu tidak laku. Tidak sedikit yang busuk. Karena mahalnya barang, jadi berpikir orang belanja. Sering kadang tidak laku," jelasnya, Minggu (7/12).

Lanjutnya, untuk telur ayam ukuran jumbo yang sebelumnya Rp 67 ribu per piring, naik menjadi dijual Rp 69 ribu per piring. Sedangkan untuk ukuran sedang juga mengalami kenaikan dari Rp 65 ribu per piring menjadi Rp 67 per piring.

"Sedangkan yang paling murah ukuran kecil juga baik Rp 4 ribu, dari Rp 58 ribu per piring naik menjadi Rp 62 ribu per piring. Kenaikan harga telur ayam ini memang biasanya terjadi menjelang Natal dan tahun baru. Mungkin kalau menurut saya karena permintaan meningkat," pungkasnya. (zac).

Editor : Azwar Halim
#produsen naik #tarakan #kaltara #harga telur #penyebab