Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tergantung di Kebun Kampung Enam, Masyarakat Diharapakan Melapor Apabila Ada Kerabat yang Hilang

Eliazar Simon • Minggu, 7 Desember 2025 | 19:11 WIB

 

IEVAKUASI: Pihak kepolisian mengevakuasi korban yang didapati gantung diri di sebuah pondok kebun
IEVAKUASI: Pihak kepolisian mengevakuasi korban yang didapati gantung diri di sebuah pondok kebun

TARAKAN – Warga Kampung Enam dikejutkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas yang ditemukan tergantung di sebuah pondok kebun di Gang Latimojong 2, RT 15, Kelurahan Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur, Minggu (7/12) sekitar pukul 09.25 WITA.

Kondisi korban yang sudah sulit dikenali diduga telah meninggal selama empat hingga lima hari.

Penemuan ini bermula saat tiga warga, yakni Rudi (41), Arifai (57), dan Mawi sedang berkebun di area tersebut. Rudi yang berjalan lebih dulu menuju sebuah pondok mendapati sosok pria tergantung menggunakan tali nilon biru.

Ia langsung kembali memanggil dua rekannya sebelum laporan diteruskan ke Ketua RT dan pihak kepolisian.

Plh Kapolsek Tarakan Timur, IPTU Muhammadong, membenarkan kejadian tersebut. “Setelah menerima laporan dari warga, kami bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Tarakan, Sat Reskrim, Resmob, serta Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban dan mengamankan TKP,” jelasnya.

Saat ditemukan, tubuh korban tergantung dengan jarak kaki sekitar 30 sentimeter dari tanah. Panjang tali dari leher ke balok atas pondok sekitar 70 sentimeter. Barang bukti yang diamankan antara lain tali nilon berwarna biru, jaket krem serta simpul tali di leher korban.

IPTU Muhammadong menyampaikan bahwa identitas korban belum diketahui. “Korban tidak dikenali warga sekitar. Tidak ada warga yang melapor kehilangan anggota keluarga. Diduga korban bukan warga sini,” ujarnya.

Meskipun korban ditemukan dalam posisi tergantung, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini murni gantung diri atau kemungkinan lain. Mengingat kondisi jenazah sudah rusak diperkirakan karena berada di lokasi selama empat hingga lima hari,” kata IPTU Muhammadong.

Jenazah telah dibawa untuk visum. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan sebagai bahan penyelidikan lanjutan.

IPTU Muhammadong turut mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki untuk segera melapor ke Polsek Tarakan Timur atau Polres Tarakan.

“Ciri-ciri korban adalah laki-laki dewasa, mengenakan jaket warna krem, dan ditemukan bersama sebilah parang. Kasus ini kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Tarakan.

Apabila ada keluarga atau kerabat yang hilang dalam beberapa hari terakhir, kami harap segera menghubungi pihak kepolisian untuk proses identifikasi,” tegasnya. (zar)

Editor : Azwar Halim
#kampung enam #tarakan #kerabat hilang #kaltara #mayat pria #kebun #Ditemukan Tergantung