TARAKAN - Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) BLTS Kesra di Kota Tarakan terus menunjukkan progres signifikan.
Hingga kini, sekitar 55,58% dari total Keluarga Penerima Manfaat (KPM), atau sebanyak 5.990 KPM, telah menerima bantuan. Sementara itu, sisanya sebanyak 4.337 KPM masih dalam proses pencairan.
Menurut Kepala Kantor Pos Cabang Tarakan, Kusuma Setia Natanegara, dari Kantor Pos Tarakan, yang bertugas sebagai penyalur bantuan, proses verifikasi data penerima difokuskan pada kesesuaian antara foto dan data yang tertera.
Namun, verifikasi terkait kelayakan penerima bantuan menjadi wewenang dari Dinas Sosial (Dinsos) atau pihak kelurahan setempat.
"Kami dari Kantor Pos hanya bertugas untuk membayarkan sesuai dengan daftar yang telah diberikan oleh Kemensos. Verifikasi yang kami lakukan sebatas pada data dan foto penerima," ujarnya, Senin (1/12).
Terkait dengan adanya potensi keluhan dari warga yang merasa tidak memenuhi syarat namun menerima bantuan, atau sebaliknya, pihak Kantor Pos menyatakan belum menerima laporan secara langsung.
"Kalau yang datang melapor secara langsung memang belum ada, tapi kami mengetahui hanya lewat medsos," katanya.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa seluruh kelurahan diharapkan telah menyelesaikan pengambilan bagian bantuan hingga bulan Desember ini.
"Khusus untuk wilayah Juata Kerikil, proses masih berlangsung dan pencairan dijadwalkan pada tanggal 3 mendatang," jelasnya.
Baca Juga: Tarakan Masih Jadi Pilihan Jalur Transit Jaringan Sabu Antarprovinsi
Program prioritas bagi warga yang sakit juga menjadi perhatian utama dalam proses penyaluran.
Kantor Pos Tarakan memastikan bahwa bantuan diantarkan langsung ke rumah penerima, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan khusus seperti kursi roda.
"Kami memberikan prioritas kepada warga yang sakit, misalnya yang menggunakan kursi roda dan pengantaran bantuan kami lakukan sesuai dengan kesepakatan," pungkasnya. (*nkh/).