Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Rayakan Hari Anak Nasional, Komunitas Tarakan Book Party Ajak Anak Pesisir Menyelami Dunia Buku

Wildan Ratar • Senin, 4 Agustus 2025 | 07:39 WIB
HARI ANAK NASIONAL: Komunitas Tarakan Book Party dalam kegiatan baca buku pada Hari Anak Nasional. FOTO:ISTIMEWA/RADAR TARAKAN
HARI ANAK NASIONAL: Komunitas Tarakan Book Party dalam kegiatan baca buku pada Hari Anak Nasional. FOTO:ISTIMEWA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, komunitas Tarakan Book Party menggelar kegiatan baca buku bersama anak-anak di Kota Tarakan, Kamis (31/7).

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini sekaligus menciptakan momen literasi yang menyenangkan bagi anak-anak di tengah era digital.

Kegiatan yang bertempat di pesisir Taman Barokah tersebut tidak hanya dihiasi aktivitas membaca buku, namun ada juga games serta momen berbagi bingkisan antar sesama anak.

"Tanggal 31 kemarin kita rayakan dengan positif bersama anak pesisir di Taman Barokah, baca buku dan bermain serta bertukar bingkisan," ujar Adinda Rahmadhani, pelopor Komunitas Tarakan Book Party, Minggu (3/8).

Dari kegiatan positif tersebut, Tarakan Book Party mencoba memaknai Hari Anak Nasional sebagai ajang mendekatkan anak-anak Tarakan dengan dunia literasi, menyentuh mereka yang merupakan tonggak peradaban melalui jalur bacaan.

"Ini bukan sekedar momentum tahunan saja, satu minggu sekali kami rayakan hari anak sebagai apresiasi atas kerja keras mereka usai sibuk belajar di sekolah, kami percaya masa depan Tarakan berada di tangan anak-anak yang lahir dan tumbuh hari ini, anak-anak yang dekat dengan dunia literasi adalah gambaran sebuah bangsa yang maju," ungkap Dinda.

Bagi Tarakan Book Party, mengakrabkan anak-anak dengan dunia literasi bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan, selama pendampingan dilakukan dengan suasana yang menyenangkan, anak-anak Tarakan akan sangat antusias membaca dan memperkaya pengetahuannya.

Dalam metodenya, Tarakan Book Party menyediakan pilihan buku-buku sesuai strata tiap individu, buku bacaan yang menarik dengan lebih banyak gambar dibanding tulisan dikhususkan kepada adik-adik yang masih TK, cemilan berupa snack sebagai teman membaca mereka juga langkah yang dilakukan Tarakan Book Party untuk memberikan kesan nyaman.

"Kita sesuaikan bacaannya dari usia mereka melalui buku yang diberikan Perpusnas kepada kami, buku yang menarik akan mudah dipahami anak-anak, didukung juga oleh semangat teman-teman relawan dalam mendampingi anak-anak pesisir di kegiatan baca buku kemarin," sambungnya.

Dinda menyebut selama ini anak-anak pesisir selalu antusias mengikuti kegiatan literasi di Taman Barokah sehingga memperlihatkan perbedaan mencolok dalam peningkatan minat baca mereka dari minggu ke minggu, anak-anak juga mulai tidak malu untuk bertanya terkait bacaan mereka.

Ketua Tarakan Book Party, Lulu Muthohirah mengatakan, peran Tarakan Book Party dalam meningkatkan imajinasi dan pembentukan karakter anak-anak pesisir Tarakan selama ini sangat berpengaruh besar.

"Dengan kegiatan membaca nyaring (read aloud) dan mengulas kembali buku bacaan yang mereka baca, di mana karakter baik pada buku bacaan tersebut akan diimplementasikan ke dalam diri tiap anak yang membacanya, maka imajinasi akan bermain dan pembentukan karakter akan tercipta," terangnya.

Lulu juga menyoroti hak anak-anak dalam mendapatkan akses bacaan yang berkualitas, menurutnya hal tersebut harus menjadi perhatian bersama tak terkecuali pemerintah, ketersediaan buku bacaan berkualitas perlu ditingkatkan baik dari segi isi bacaan maupun kategori bacaan.

"Membaca adalah hak dasar setiap anak bukan sekedar aktivitas tambahan, mereka belajar tentang nilai dan karakter di sana, ketersediaan buku dan kemudahan akses harus ditingkatkan," lugasnya.

Tarakan Book Party berharap kegiatan positif kemarin dalam memperingati Hari Anak Nasional akan menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap buku bacaan dan menjadikan buku sebagai dari gaya hidup.

"Tidak hanya sekedar membaca teks, tapi juga memaknai, menyerap informasi, dan memiliki kemampuan analisis yang baik sebagaimana tujuan literasi, secara non formal kami ingin menjadi ruang hangat, menyenangkan serta nyaman bagi mereka," pungkas Lulu. (*wld)

Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara #hari anak nasional #dunia buku #Book Party