Ia meminta para pegiat olahraga rekreasi yang tergabung dalam Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kaltara untuk menargetkan perolehan medali yang lebih baik dibanding Fornas VII di Jawa Barat.
"Jaga nama baik Kalimantan Utara sesuai amanah yang telah diberikan. Kita ingin ada peningkatan perolehan medali dibanding tahun sebelumnya," tegas Gubernur.
Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun melalui pengalokasian anggaran, agar kontingen dapat tampil maksimal di ajang nasional tersebut.
Tak hanya menekankan prestasi, Zainal juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya daerah. Ia meminta seluruh kontingen untuk senantiasa mengenakan atribut khas Kalimantan Utara, seperti singal, selama pelaksanaan Fornas berlangsung.
"Singal itu identitas kita. Pakai dengan bangga, karena di situ ada budaya dan kebanggaan Kalimantan Utara," ujarnya.
Di akhir sambutan, Gubernur kembali berpesan agar seluruh kontingen menjaga sikap dan nama baik daerah selama berada di NTB.
Ia berharap Fornas tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang membangun jaringan, memperkenalkan budaya Kaltara, dan menunjukkan semangat sportivitas.
Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII 2025 akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai akhir Juli hingga awal Agustus 2025.
Ribuan pegiat olahraga dari seluruh Indonesia akan bertanding dalam berbagai cabang olahraga non-kompetitif seperti kebugaran, tradisional, dan petualangan yang dinaungi puluhan Induk Organisasi Olahraga (Inorga) di bawah KORMI. (dra/har)
Editor : Azwar Halim