TARAKAN - Temuan maraknya penjualan oli palsu dan bekas yang dikemas ulang di Kalimantan Barat. Hal ini tidak menutup kemungkinan penjualan ini sudah masuk di Kalimantan Utara (Kaltara).
Kepala Cabang Astra Motor Tarakan Dery mengatakan, sebagai langkah antisipasi botol oli produksi Astra Honda Motor (AHM) sudah tidak boleh dibuang sembarangan lagi.
"Jadi botol oli tidak bisa kami buang lagi, sudah ada vendor yang langsung mengambilnya, ini untuk memutus kemungkinan terjadinya penjualan oli palsu," ujarnya kepada Radar Tarakan, Kamis (17/4).
Hal lain juga di sampaikan oleh kepala bengkel Astra Honda Motor, Harun, untuk memastikan keaslian oli yang digunakan. Oli AHM memiliki beberapa ciri dan kemasan yang dilengkapi barcode yang bisa di pindai melalui aplikasi resmi. Dari segi pewarnaan juga oli palsu memiliki warna yang lebih jernih dan tingkat kekentalan berbeda.
"Yang asli jika di buka ada hologram segelnya dan tidak mudah terhapus, sedangkan yang palsu segelnya mudah terhapus," ungkapnya.
Lanjut Dery, mengimbau masyarakat untuk membeli oli di dealer resmi Honda agar terjamin keasliannya dan juga jangan tergiur dengan harga yang murah.
"Jika ada yang menjual oli dengan merk yang sama namun harga yang berbeda, masyarakat patut untuk mencurigainya," tutupnya. (*nkh/)
Editor : Azwar Halim