TARAKAN -Badan Karantina Indonesia (Barantin) Kalimantan Utara (Kaltara) siap melakukan pengawasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Long Nawang. Diketahui, pelayanan karantina merupakan salah satu layanan dari Customs, Immigration and Quarantine (CIQ) yang harus ada di PLBN guna melakukan pengawasan.
Ketua Tim Kerja Karantina Hewan (BKHIT) Kaltara Budi Setiawan mengatakan, berdasarkan tinjauan yang sudah dilakukan pihaknya, untuk sarana dan prasarana (sarpras) yang diperlukan untuk pelayanan karantina di PLBN Long Nawang sudah tersedia.
"Tapi untuk penempatan petugas karantina, kami masih berkoordinasi dengan CIQ lainnya. Sementara mess untuk petugas itu sudah ada," katanya.
Nantinya dari karantina tetap akan fokus melakukan sosialisasi dan pengawasan terhadap bahan pokok yang dibawa dari Malaysia. Hal itu dilakukan untuk menghindari barang bawaan menjadi media pembawa penyakit.
"Di Long Nawang juga tidak ada ternak, karena tahun 2020 atau 2021 sempat ada demam babi Afrika, jadi sampai sekarang tidak ada ternak di Long Nawang," ucapnya.
Apabila PLBN Long Nawang sudah akan beroperasi, maka pihaknya akan fokus sosialisasi ke masyarakat lokal terkait aturan CIQ. Dari sisi karantina, masyarakat aman diberikan edukasi terkait produk hewan, ikan dan tumbuhan dari luar negeri.
"Ada yang namanya tindakan karantina perbatasan, itu terkait perjanjian bilateral antara 2 negara. Selama itu bukan media pembawa yang dilarang maka akan dilakukan tindakan karantina saja berupa pemeriksaan," tutupnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT