Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pemilihan Ketua Aklamasi? Begini Penjelasan KNPI Kaltara

Sopian Hadi • Jumat, 18 November 2022 | 20:56 WIB
Photo
Photo
TARAKAN - Isu aklamasi mencuat di tengah agenda Musyawarah Provinsi (Musprov) III Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Utara (Kaltara) yang digelar di Sebatik akhir pekan ini.

Namun, KNPI Kaltara membantah isu tersebut.

Sejak awal Musprov direncanakan hingga berjalannya sejumlah tahapan pada November ini, dilakukan secara terbuka.

Ketua Steering Committee (SC) Musprov III KNPI Kaltara, Ali Sadat, S.E, mengatakan, pendaftaran dibuka sejak Selasa 15 November 2022.

Informasi tersebut juga telah disampaikan secara berjenjang di internal pengurus dan organisasi kepemudaan (OKP) di Kaltara.

Hingga batas akhir pendaftaran, hanya ada satu orang yang mendaftar sebagai calon ketua.

Sementara, OKP berjumlah sekira 30-an.

"Pendaftaran sudah kami buka tanggal 15 sudah mulai pendaftaran OKP, untuk menginventarisir suara yang memilih termasuk (pemegang hak suara) DPD kabupaten/kota. Pendaftaran kami tunggu sampai hari ini jam 24.00 WITA tanggal 17 November 2022," ujarnya.

"Hanya ada satu yang mendaftar sebagai calon ketua, yakni saudara Dr. Andi Mulyono, S.H, M.H. Kalau untuk menggiring ke aklamasi saya katakana tidak ada, buktinya kami buka pendaftaran. Kemudian Musprov ini kami harus berkoordinasi dengan pengurus pusat.Kemudian kenapa baru ketemu jadwalnya sekarang, karena pengurus di pusat juga punya kesibukan. Kebetulan ketua umum menginformasikan bahwa dia baru siap menghadiri (Musprov) di tanggal 20, maka kami mengejar itu," lanjutnya.

Dijelaskannya, adapun dinamika yang terjadi merupakan hal biasa dalam organisasi.

Kendati demikian ia menegaskan jika hal tersebut dalam lantaran penyesuaian berbagai faktor.

"Karena dia (pengurus pusat) yang wajib membuka Musprov, karena kita tidak bisa membuka Musprov kalau DPP tidak hadir. Kita menyesuaikan jadwal DPP, dan kedua kita juga menyesuaikan jadwal Pak Gubernur (Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum. Tidak ada kok kita mau mengarahkan aklamasi, kita welcome siapa pun pemuda yang ada di Kaltara, silakan saja. Tapi juga harus mematuhi administrasi AD/ART Pasal 7 ayat 2 seperti itu," tukasnya.

"Iya memang ada kendala, kemarin kita mau berbuat itu karena kondisi Covid-19 dua tahun, di tahun 2019 kan kita ada kegiatan. Cuma memasuki tahun 2020 kita kan memasuki pandemi, apa yang bisa kita lakukan. Kalau skala kecil ada, tapi kalau skala besar tidak bisa kita lakukan," lanjutnya.

Kendati demikian, ia menegaskan sejauh ini persiapan Musprov tidak menemui kendala berarti.

"Alhamdulilah tidak ada kendala yang kami hadapi sepanjang itu, memenuhi aturan, regulasi, mekanisme organisasi, insyaallah berjalan lancar. Kami sudah membuka ruang organisasi kepada siapa pun, organisasi kepemudaan yang ada di Kaltara, silakan mendaftar," terangnya.

"Kalau AD/ART tidak ada perubahan signifikan yah, tapi hasil kongres kita kemarin di Ternate, itu harapannya pemuda-pemuda di Indonesia kalau bisa kita merekrut semua potensi-potensi pemuda. Organisasi KNPI terbuka bagi seluruh pemuda," pungkasnya. (zac/lim) Editor : Sopian Hadi
#tarakan #knpi