HUT ke-19 Tana Tidung, Pemprov Kaltara Dorong Daerah Semakin Berdaya Saing

Sophian Hadi • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 10:08 WIB
APRESIASI: Plt Asisten I Setprov Kaltata H. Sanusi membacakan sambutan Gubernur Kaltara H. Zainal A. Paliwang di momen HUT ke-19 Tana Tidung.
APRESIASI: Plt Asisten I Setprov Kaltata H. Sanusi membacakan sambutan Gubernur Kaltara H. Zainal A. Paliwang di momen HUT ke-19 Tana Tidung.

TIDENG PALE – Memasuki usia ke-19, Kabupaten Tana Tidung diharapkan tidak sekadar melanjutkan pembangunan yang telah berjalan, tetapi mampu melangkah lebih cepat untuk menjadi daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Utara H. Zainal Arifin Paliwang melalui Plt Asisten I Bidang Pemerintahan Setprov Kaltara, H.M. Sanusi, saat membacakan sambutan Gubernur dalam Rapat Paripurna Istimewa Masa Sidang II Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Tana Tidung, di Gedung DPRD Tana Tidung, Senin (10/8).

Menurut Gubernur, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan.

Momentum tersebut harus menjadi ruang untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap perjalanan pembangunan sekaligus menyusun langkah yang lebih optimistis dalam menghadapi masa depan.

Selama ini, berbagai pembangunan telah dilaksanakan di Tana Tidung, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan hingga pengembangan potensi ekonomi daerah.

Capaian tersebut, kata Gubernur, tidak terlepas dari kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Tana Tidung.

“Jadikan setiap penghargaan sebagai motivasi untuk terus berbenah, berinovasi, dan memberikan karya terbaik bagi masyarakat,” ujar Sanusi saat membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur turut memberikan apresiasi terhadap berbagai prestasi yang berhasil ditorehkan Kabupaten Tana Tidung.

Salah satunya penghargaan nasional yang diterima Bupati Tana Tidung pada 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia atas komitmen dalam menyukseskan Program Revitalisasi Bahasa Daerah.

Penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah.

Bupati Tana Tidung tercatat sebagai salah satu dari 27 kepala daerah se-Indonesia yang menerima penghargaan tersebut sekaligus menjadi satu-satunya kepala daerah dari Provinsi Kalimantan Utara.

Prestasi juga datang dari para pelajar Tana Tidung melalui Festival Tunas Bahasa Ibu.

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pembangunan sumber daya manusia dan pelestarian budaya daerah mulai menunjukkan hasil yang membanggakan.

Pemerintah Provinsi Kaltara pun menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati, DPRD, jajaran pemerintah daerah, para guru, pelajar, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh masyarakat Tana Tidung yang telah ikut berkontribusi.

Di sisi lain, Tana Tidung dinilai memiliki modal besar untuk berkembang. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan, sumber daya alam, serta posisi strategis dalam konektivitas antarwilayah harus mampu dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan.

Gubernur mengakui kebutuhan pembangunan infrastruktur di Tana Tidung masih sangat besar.

Namun, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan.

Solusinya adalah memperkuat skala prioritas, membangun sinergi lintas pemerintahan, serta membuka akses terhadap sumber pembiayaan dan dukungan dari pemerintah pusat maupun pihak lainnya.

“Yang menjadi kewenangan kabupaten akan tetap menjadi atensi yang harus kita dukung. Apa yang menjadi kewenangan provinsi kami harus kerjakan, dan hal-hal yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat akan kita perjuangkan bersama,” tegasnya.

Pembangunan infrastruktur juga harus berjalan beriringan dengan pembangunan manusia. Pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan UMKM, pertanian, perkebunan, perikanan, serta peningkatan kapasitas generasi muda harus menjadi perhatian bersama.

Sebab, Tana Tidung tidak boleh hanya menjadi daerah yang dilewati pembangunan.

Masyarakat lokal harus menjadi bagian utama yang menikmati manfaat dari setiap pembangunan yang masuk ke daerah.

“Jangan hanya menjadi daerah yang dilalui pembangunan, tetapi harus menjadi daerah yang mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari pembangunan tersebut,” katanya.

Karena itu, kesiapan sumber daya manusia, produk unggulan daerah, UMKM, hingga iklim investasi menjadi pekerjaan penting ke depan.

Seluruhnya diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur mengingatkan, tantangan pembangunan ke depan tidak semakin ringan.

Keterbatasan fiskal, perubahan ekonomi global, perkembangan teknologi, perubahan iklim, serta tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi membutuhkan kerja nyata dan kolaborasi yang kuat.

Memasuki usia ke-19, perjalanan Kabupaten Tana Tidung diharapkan menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.

Pembangunan yang sudah baik harus dilanjutkan, kekurangan harus diperbaiki, sementara sektor yang masih tertinggal harus dipercepat.

Pemerintah Provinsi Kaltara memastikan akan terus membuka ruang sinergi dan memberikan dukungan terhadap pembangunan Kabupaten Tana Tidung sesuai kewenangan dan kemampuan yang dimiliki.

“Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, saya yakin Tana Tidung akan semakin maju, berdaya saing, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri Bupati Ibrahim Ali dan Wabup Sabri, Ketua DPRD Jamhari sekaligus memimpin jalannya sidang, Forkopimda, kepala OPD, ketua adat dan tamu undangan lainnya.(*)

Editor : Sophian Hadi
HUT 19 KTT Ibrahim Ali