0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Siswa Sekolah Rakyat di Tarakan Antusias Menanti Gedung Baru

Zakaria RT • Minggu, 21 Juni 2026 | 20:33 WIB
BELAJAR : Aktivitas siswa Sekolah Rakyat 59 Tarakan tetap berlangsung di tengah persiapan perpindahan ke gedung baru. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
BELAJAR : Aktivitas siswa Sekolah Rakyat 59 Tarakan tetap berlangsung di tengah persiapan perpindahan ke gedung baru. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat 59 Tarakan tetap berjalan seperti biasa meski proses pembangunan gedung baru masih berlangsung. Para siswa tetap mengikuti pembelajaran di ruang sementara sambil menunggu perpindahan ke fasilitas baru yang direncanakan mulai digunakan pada Juli mendatang. Di tengah aktivitas belajar yang berjalan, antusiasme siswa justru semakin terlihat. Mereka kerap menanyakan perkembangan pembangunan gedung baru yang saat ini sedang disiapkan pemerintah.

Kepala Sekolah Rakyat 59 Tarakan, Marisa Aulia mengatakan, rasa penasaran siswa menjadi hal yang hampir setiap hari ia temui di lingkungan sekolah. “Anak-anak sangat antusias. Hampir setiap hari datang bertanya kepada saya, ‘Bu, sudah jadi belum gedungnya?’ Saya selalu jawab, ‘Belum ada atapnya’. Mereka memang sudah tidak sabar ingin pindah,” ujarnya, Minggu (21/6).

Ia menjelaskan, konsep Sekolah Rakyat memang dirancang agar proses pembelajaran tidak terhambat meskipun pembangunan belum sepenuhnya selesai. Selama fasilitas utama sudah tersedia, kegiatan belajar tetap dapat berjalan.

“Jadi walaupun mungkin masih ada beberapa fasilitas yang belum selesai sepenuhnya, kegiatan belajar tetap bisa dilaksanakan karena fasilitas dasarnya sudah tersedia,” katanya.

Marisa menambahkan, kondisi pembangunan Sekolah Rakyat di setiap daerah berbeda-beda. Ada yang sudah selesai sepenuhnya, ada yang sudah dapat difungsikan, dan ada pula yang masih dalam tahap pembangunan.

“Makanya nanti masyarakat mungkin melihat ada Sekolah Rakyat yang sudah jadi penuh, ada yang masih proses pembangunan. Karena memang kondisi setiap daerah berbeda-beda,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari pemerintah pusat, proses perpindahan ke gedung baru dijadwalkan mulai 11 Juli, setelah sebelumnya dilakukan Open House pada 10 Juli. Jadwal tersebut berdekatan dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli.

Meski demikian, pihak sekolah masih menunggu petunjuk teknis terkait mekanisme perpindahan siswa dan tenaga pengajar ke lokasi baru. “Kalau dari pusat, informasi yang selalu kami terima adalah tanggal 10 Juli open house dan tanggal 11 Juli mulai pindah. Tetapi teknis perpindahannya seperti apa, sampai sekarang belum ada petunjuk lebih lanjut,” terangnya.

Marisa mengungkapkan, para guru juga menilai bangunan baru Sekolah Rakyat 59 Tarakan memiliki desain yang cukup modern dengan area yang luas mencapai sekitar tujuh hektare. Salah satu yang menjadi perhatian adalah gedung serbaguna yang dirancang dengan konsep terbuka dan dominasi kaca.

“Lahannya sekitar tujuh hektare. Guru-guru yang sudah melihat langsung bilang bangunannya besar sekali. Mereka juga sangat tertarik dengan gedung serbaguna yang desainnya modern dan banyak menggunakan kaca,” katanya.

Ia berharap proses transisi ke gedung baru dapat berjalan lancar sehingga seluruh aktivitas pembelajaran bisa segera dilakukan di lingkungan yang lebih representatif. “Kami tentu berharap semua berjalan sesuai rencana. Anak-anak sudah sangat menunggu dan semoga saat tahun ajaran baru dimulai, seluruh kegiatan sudah bisa dilaksanakan di gedung yang baru,” tutupnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #Sekolah Rakyat