TIDENG PALE – Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan investasi penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan memiliki daya juang tinggi.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Kejuaraan Panahan Kabupaten Tana Tidung Tahun 2026 yang digelar Raja Archery di Lapangan RTH.H. Joesoef Abdullah, Tideng Pale, Jumat (19/6).
Menurut Sabri, penyelenggaraan Kejuaraan Panahan Tana Tidung 2026 memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar ajang kompetisi olahraga.
Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga tetap menjadi prioritas pembangunan sumber daya manusia.
“Pemerintah daerah menghadapi dinamika fiskal yang cukup menantang. Ruang fiskal yang tersedia harus dibagi untuk berbagai kebutuhan strategis, mulai dari pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga pembinaan sumber daya manusia. Namun kami meyakini olahraga bukanlah beban pembangunan, melainkan investasi pembangunan,” tegas Sabri.
Ia menjelaskan, investasi di bidang olahraga berarti investasi untuk kesehatan masyarakat, pembentukan karakter generasi muda, serta peningkatan daya saing daerah di masa depan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan olahraga panahan, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga telah membangun kanopi lapangan panahan pada Tahun Anggaran 2025.
Fasilitas tersebut dibangun untuk menjawab kebutuhan para atlet dan pelatih yang selama ini terkendala kondisi cuaca saat latihan maupun pertandingan.
“Pembangunan kanopi lapangan panahan ini merupakan tindak lanjut dari kebutuhan nyata yang disampaikan para atlet, pelatih dan pengurus cabang olahraga. Dengan nilai pekerjaan fisik sebesar Rp194.136.800, kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik untuk kemajuan olahraga panahan di Kabupaten Tana Tidung,” ujarnya.
Sabri menilai nilai pembangunan tersebut mungkin tidak terlalu besar dibandingkan daerah lain, namun memiliki arti penting sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan fasilitas olahraga.
Dalam kesempatan itu, Sabri juga menyampaikan apresiasi kepada atlet panahan Tana Tidung yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Secara khusus ia memberikan penghargaan kepada Rizky Sunario yang berhasil meraih juara tiga tingkat nasional pada Kejuaraan Panahan di Bali pada Oktober 2025 lalu.
“Prestasi ini membuktikan bahwa atlet-atlet Tana Tidung memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” katanya.
Ia juga memberikan semangat kepada seluruh peserta yang akan menghadapi berbagai agenda kejuaraan, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara.
“Teruslah berlatih dengan disiplin, jaga sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Kabupaten Tana Tidung,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Sabri menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet, orang tua, pelatih, pengurus, serta pihak-pihak yang telah bergotong royong dan berswadaya hingga kejuaraan dapat terselenggara dengan baik meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Semangat kebersamaan, gotong royong dan kecintaan terhadap olahraga yang ditunjukkan hari ini merupakan modal berharga bagi kemajuan panahan di Kabupaten Tana Tidung. Saya berharap kejuaraan ini menjadi wadah lahirnya atlet-atlet berprestasi sekaligus mempererat persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas,” tutupnya sebelum secara resmi membuka Kejuaraan Panahan Kabupaten Tana Tidung Tahun 2026.(*)
Editor : Sopian Hadi