0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Gagal Tampil di Bulungan Series, 73 Atlet Panahan Tana Tidung Adu Bidik Demi Tiket Porprov Kaltara

Sopian Hadi • Jumat, 19 Juni 2026 | 12:47 WIB
BIDIK SASARAN: Wabup Sabri secara simbolis membuka secara resmi Kejuaraan Panahan Kabupaten Tana Tidung 2026 di RTH. J. Joesoef Abdullah Tideng Pale. (FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)
BIDIK SASARAN: Wabup Sabri secara simbolis membuka secara resmi Kejuaraan Panahan Kabupaten Tana Tidung 2026 di RTH. J. Joesoef Abdullah Tideng Pale. (FOTO: SOPIAN/RADAR TARAKAN)

 
TIDENG PALE – Sebanyak 73 atlet panahan ambil bagian dalam Kejuaraan Panahan Kabupaten Tana Tidung Tahun 2026 yang diselenggarakan Raja Archery di Lapangan RPH Joesoef Abdullah Tideng Pale, mulai 20 hingga 22 Juni 2026.

Ajang ini menjadi kesempatan bagi para atlet yang sebelumnya gagal mengikuti kejuaraan  di Kabupaten Bulungan untuk kembali menunjukkan kemampuan sekaligus memburu tempat di kontingen Porprov II Kalimantan Utara.

Ketua Panitia Kejuaraan, Datu Khalid Muardi, mengatakan kejuaraan tersebut digelar sebagai upaya menjaring atlet-atlet potensial sekaligus mempersiapkan kekuatan Tana Tidung menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara yang akan berlangsung di Kabupaten Malinau.

"Tujuan utama kejuaraan ini untuk menjaring bibit atlet muda, membangkitkan semangat atlet panahan Tana Tidung menuju Porprov Kalimantan Utara, melatih atmosfer pertandingan, membentuk mental tanding, serta menambah jam terbang atlet sebelum mengikuti kejuaraan di luar daerah," ujarnya sebelum kejuaraan dibuka secara resmi Wabup Sabri, Jumat (19/6).

Menurut Datu Khalid, kejuaraan ini juga menjadi obat kekecewaan bagi sejumlah atlet yang tidak dapat mengikuti Kejuaraan Panahan Bulungan Series beberapa waktu lalu karena bertepatan dengan ujian sekolah dan kegiatan akademik lainnya, termasuk Olimpiade Sains Nasional (OSN).

"Anak-anak kami kemarin tidak bisa ikut bertanding di Bulungan karena bertepatan dengan ujian dan kegiatan sekolah. Karena itu kami berinisiatif menggelar kejuaraan ini agar mereka tetap memiliki kesempatan berkompetisi dan menambah pengalaman bertanding," katanya.

Kejuaraan tahun ini mengusung tema "Menjalin Persaudaraan, Membidik Prestasi, Menuju Juara".

Tema tersebut dipilih untuk mempererat hubungan antar atlet panahan di Tana Tidung, baik atlet baru maupun atlet yang telah lama aktif berlatih.

Datu Khalid mengungkapkan antusiasme peserta jauh melampaui perkiraan panitia.

Awalnya panitia hanya menargetkan sekitar 55 peserta.

Namun hingga penutupan pendaftaran, jumlah atlet yang tercatat mencapai 73 orang.

"Alhamdulillah peserta yang mendaftar mencapai 73 atlet. Jumlah ini jauh lebih banyak dari target awal kami dan menunjukkan bahwa minat terhadap olahraga panahan di Tana Tidung terus meningkat," ungkapnya.

Sejumlah kategori dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut, yakni kategori U-10 jarak 10 meter, U-13 jarak 20 meter, U-15 jarak 30 meter, U-21 jarak 40 meter, serta kategori Barebow Umum Pemula jarak 20 meter yang terbuka mulai usia sekolah dasar hingga dewasa tanpa batas usia.

Untuk menjamin kualitas pertandingan, panitia menghadirkan juri bersertifikat dan berlisensi.

Langkah ini dilakukan agar seluruh pertandingan berlangsung profesional dan sesuai aturan yang berlaku.

"Sering kali muncul protes dari official maupun orang tua atlet terkait hasil pertandingan. Karena itu kami menggunakan juri bersertifikat agar pelaksanaan lomba berjalan profesional dan objektif," jelasnya.

Ia menambahkan, terselenggaranya kejuaraan tersebut tidak terlepas dari dukungan orang tua atlet yang berpartisipasi dalam pembiayaan kegiatan serta dukungan sarana dan prasarana dari Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.

"Sebagian besar pembiayaan berasal dari partisipasi orang tua atlet. Sementara pemerintah daerah mendukung melalui penyediaan sarana dan prasarana. Tanpa dukungan itu tentu kegiatan ini sulit terlaksana dengan baik," tuturnya.

Melalui kejuaraan ini, Raja Archery berharap dapat melahirkan atlet-atlet panahan berkualitas yang siap memperkuat Kabupaten Tana Tidung pada Porprov Kalimantan Utara 2026.

"Kami berharap dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet terbaik yang siap dibina dan menjadi andalan Tana Tidung di Porprov nanti," pungkas Datu Khalid.(*)

Editor : Sopian Hadi
#koni #pemkab #panahan #porprov #Tana Tidung