TIDENG PALE – Ketersediaan minyak goreng merek MinyaKita di Kabupaten Tana Tidung untuk sementara mengalami kekosongan, khususnya di gerai resmi dan mitra Bulog.
Kabid Perdagangan Disperindagkop Tana Tidung, M. Tahir mengatakan, stok MinyaKita saat ini belum tersedia di Rumah Pangan Kita (RPK) maupun Gerai Sehati Pasar Imbayud Taka. Pesanan dari Bulog hingga kini juga belum datang.
“Kami sudah order ke Bulog, tapi katanya masih kosong," ujarnya, Selasa (28/4).
Menurut Tahir, kemungkinan kekosongan juga terjadi di pengecer luar mitra Bulog
“Mungkin juga dari produsennya memang masih kosong,” katanya.
Ia menjelaskan, stok yang sebelumnya tersedia di gerai resmi sudah habis terjual, sehingga saat ini masyarakat belum bisa mendapatkan pasokan baru sambil menunggu distribusi berikutnya.
"Baru-baru ini kami mendatangkan sekitar 15 dos (12 bks ukuran liter) MinyaKita untuk RPK dari Bulog, tapi sudah habis. Nah, kami sudah coba order lagi, tapi masih kosong," terangnya.
Meski sempat muncul isu penyesuaian harga, Tahir memastikan hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait kenaikan harga MinyaKita.
“Untuk sementara belum ada info kenaikan. Masih isu saja,” jelasnya.
Saat ini, harga eceran tertinggi (HET) MinyaKita berada di angka Rp 15.700 per liter.
Pemerintah daerah pun terus memantau perkembangan distribusi agar pasokan kembali normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.(ana)
Editor : Sopian Hadi