Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kemenag Tana Tidung Bukan Rival Pemerintah Daerah, tapi Mitra dalam Pembangunan Spiritual

Sopian Hadi • Jumat, 31 Oktober 2025 | 15:56 WIB
‎Kepala Kantor Kemenag Tana Tidung H. Hamzah
‎Kepala Kantor Kemenag Tana Tidung H. Hamzah

TANA TIDUNG– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tana Tidung, H. Hamzah, menegaskan bahwa keberadaan Kemenag bukanlah pesaing pemerintah daerah, melainkan mitra strategis dalam pembangunan, khususnya di bidang keagamaan dan pembinaan spiritual masyarakat.

‎“Kementerian Agama bukan rival pemerintah daerah, bukan tandingan. Justru kami hadir untuk mendampingi pemerintah daerah dalam mewujudkan visi-misi yang telah ditetapkan oleh bupati,” ujar Hamzah saat ditemui di kantornya, Jumat (31/10/2025).

Hamzah menjelaskan, selama ini banyak yang memandang tugas Kemenag hanya sebatas pelayanan pernikahan atau kegiatan doa.

Padahal, kata dia, peran Kemenag jauh lebih luas — mulai dari penguatan nilai-nilai keagamaan, pembinaan moral ASN, hingga pengembangan ekonomi syariah.

‎ “Kami juga berperan dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan ekonomi syariah, dan menjadi teman diskusi bagi pemerintah daerah dalam pembangunan,” tambah pria yang sebelumnya bertugas di Kemenag Provinsi Kaltara.

‎Menurut Hamzah, di tengah situasi efisiensi anggaran dan tantangan ekonomi, pembinaan spiritual menjadi sangat penting agar tidak menimbulkan guncangan mental bagi ASN maupun masyarakat.

Baca Juga: Progres Pemasangan Profil dan Instalasi Air Sumur Bor TMMD ke-126 Kodim 0914/TNT Capai 60 Persen

‎ “Kalau tidak dibarengi dengan pemahaman keagamaan, itu bisa berdampak pada kinerja. Karena itu kami berencana rutin mengumpulkan tokoh-tokoh agama untuk menggelar istighosah setiap bulan, mendoakan daerah agar tetap aman, nyaman, dan diberkahi Allah SWT,” ujarnya.

‎Hamzah yang baru sepekan bertugas di Bumi Upun Taka menekankan, Kemenag berfungsi sebagai “pagar spiritual” bagi pemerintah daerah — mengingatkan jika ada kebijakan yang menyimpang, serta memberikan dukungan jika kebijakan itu baik.

‎ “Kemenag bukan ikut berpolitik. Kami hadir untuk mengingatkan, menyeimbangkan. Kalau pemerintah berbuat baik, kita dukung. Kalau kurang tepat, kita sampaikan dengan cara yang bijak,” ucapnya.

Baca Juga: Badan Pangan Nasional Tinjau Harga Beras di Tana Tidung, Ditemukan Penjualan Melebihi HET

‎Hamzah menutup dengan pesan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag harus terus dijaga.

“Kemenag itu bukan hanya soal menikahkan orang atau baca doa. Kita ini partner pemerintah daerah — merasakan suka dukanya bersama, memberi keseimbangan spiritual agar pembangunan berjalan selaras lahir dan batin,” pungkasnya.(ana)

Editor : Azwar Halim
#pembangunan spiritual #kaltara #kemenag #Tana Tidung