TANA TIDUNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Tana Tidung.
Dalam sambutan kegiatan Bimbingan Teknis Akreditasi PAUD Tahun 2025, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tana Tidung, Irdiansyah — mewakili Plt. Kadisdik H.Hersonsyah menyampaikan bahwa daerah ini berhasil menduduki peringkat pertama se-Kaltimtara dalam peningkatan angka partisipasi anak usia dini.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan tahun 2024, angka partisipasi sekolah untuk anak usia 5-6 tahun di Tana Tidung tercatat mencapai 91,81 persen.
“Ini bukan sekadar angka, tapi bukti bahwa kerja keras Kepala Sekolah dan guru PAUD selama ini berbuah manis,” ujar Irdi dalam sambutannya, Rabu (16/7/2025).
Prestasi ini menjadi sinyal bahwa Tana Tidung mampu menjawab tantangan yang dulu dianggap mustahil. Namun, Irdi mengingatkan bahwa perjuangan belum usai.
“Masih ada sekitar 8 persen anak yang belum terlayani. Ini tanggung jawab kita bersama," ujarnya.
Dalam acara yang juga dihadiri Sekretaris Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Kalimantan Utara, Supriyati sebagai narasumber, Irdi menegaskan pentingnya akreditasi sebagai tolok ukur mutu layanan PAUD.
“Akreditasi bukan sekadar kewajiban administratif. Ia adalah cermin kualitas lembaga, menunjukkan bahwa satuan PAUD telah memenuhi standar nasional pendidikan,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Irdi juga menyampaikan tiga pesan penting kepada para peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah dan operator PAUD se-Kabupaten Tana Tidung:
1. Ubah Cara Pandang: Akreditasi harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas, bukan beban.
2. Manfaatkan Bimtek Secara Maksimal: Serap ilmu dari narasumber, diskusikan kendala di lapangan, dan siapkan lembaga sejak dini, jangan menunggu waktu mepet.
3. Dinas Akan Terus Dampingi: Pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Pendampingan akan terus dilakukan demi mutu pendidikan yang lebih baik.
Irdi optimistis, dengan semangat “KTT Unggul”, semua satuan PAUD di Tana Tidung bisa mencapai akreditasi minimal B dan ditingkatkan menjadi A (Unggul).
“Kita tidak ingin ada lembaga yang berjalan sendiri. Kami hadir untuk mendampingi dan membantu. Mari kita wujudkan PAUD berkualitas di seluruh pelosok Tana Tidung,” tutupnya.(ana)
Editor : Azwar Halim