Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pemprov Kaltara Bentuk Tim Mobile Pantau Vaksinasi

Muhammad Erwinsyah • Selasa, 31 Agustus 2021 | 10:21 WIB
pemprov-kaltara-bentuk-tim-mobile-pantau-vaksinasi
pemprov-kaltara-bentuk-tim-mobile-pantau-vaksinasi

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) telah melakukan pembentukan tim pemantauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang bertugas secara mobile hingga ke desa-desa.


Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH., M.Hum mengatakan, tim mobile yang melakukan pengawasan itu bertugas untuk memastikan dan melihat secara langsung apakah ketersediaan vaksin Covid-19 itu sudah benar-benar aman dan merata.


“Kalau misalnya hari ini ke Tanjung Palas, itu besoknya bisa ke Pimping, kemudian lanjut ke Tanah Kuning dan seterusnya. Jadi tidak fokus pada satu daerah saja,” ujarnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor, Senin (30/8).


Mantan Wakapolda Kaltara ini mengatakan, di tengah situasi yang sulit seperti saat ini, tentu pemerintah dan pemerintah daerah harus benar-benar ada dan hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan dukungan. “Pekan kemarin saya kembali ke Krayan untuk melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi secara langsung, di sana saya lihat antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi cukup tinggi,” tuturnya.


Hal itu terlihat dari terjadinya kekurangan jumlah vaksin yang digunakan untuk melakukan penanganan atau penyuntikan terhadap masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman provinsi termuda Indonesia ini. Oleh karena itu, pria yang juga Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kaltara ini menugaskan Dinas kesehatan (Dinkes) Kaltara untuk mendukung percepatan vaksinasi ini secara merata dengan kembali melakukan drop vaksin ke daerah tersebut.


“Jadi, vaksin yang didrop itu nanti akan digunakan untuk melakukan penyuntikan terhadap masyarakat yang sebelumnya belum sempat mendapatkan vaksin,” tuturnya.


Sebagai bentuk upaya nyata yang perlu dilakukan untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok) serta memutus rantai penularan Covid-19, Zainal meminta adanya dukungan dari semua pihak, termasuk kepada forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) yang ada di Kaltara ini. “Mari kita bersama-sama untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini agar target herd immunity bisa segera tercapai,” sebutnya.


Adapun untuk stok vaksin di Kaltara saat ini masih ada tersedia. Selain stok yang masih ada saat ini, Zainal juga sudah menginstruksikan Dinkes untuk meminta atau mengusulkan penambahan jatah vaksin untuk Kaltara ke pemerintah pusat.


Terpisah, Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy mengatakan, total sisa vaksin di Kaltara per 30 Agustus 2021 sebanyak 19.264 vial. Adapun total sisa vaksin ini terdiri dari beberapa jenis. "Total itu terdiri dari 2.671 vial vaksin Biovac, 7.960 vial vaksin Coronavac, 1.386 vial vaksin Astrazeneca, 1.557 vial vaksin Moderna dan 5.700 vial vaksin Sinopharm," sebutnya.


Adapun realisasi vaksinasi dosis I baru 127.196 atau 23,92 persen dari total sasaran estimasi daerah sebanyak 531.726. Kemudian realisasi vaksin dosis II sebanyak 65.573 atau 12,33 persen serta vaksinasi dosis III sebanyak 3.198 atau 0,60 persen. (iwk/eza)


 


 

Editor : Muhammad Erwinsyah