0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Krayan Selatan Terisolasi, BBM dan Bahan Pokok Langka

Asrullah RT • Rabu, 8 Juli 2026 | 20:49 WIB
TERTAHAN - Kondisi jalan penghubung antar kecamatan di Kecamatan Krayan Selatan rusak parah, membuat kendaraan tertahan saat melintas. 
TERTAHAN: Kondisi jalan penghubung antar kecamatan di Kecamatan Krayan Selatan rusak parah, membuat kendaraan tertahan saat melintas. 

NUNUKAN - Kecamatan Krayan Selatan kembali menghadapi krisis akses akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut hampir setiap hari. Ruas jalan Long Layu–Lembudud kini semakin rusak dan berubah menjadi kubangan lumpur sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. 

Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli mengatakan, kerusakan jalan semakin parah setelah curah hujan tinggi terjadi di wilayah Kecamatan Krayan Selata. Saat ini, kondisi badan jalan kini nyaris tidak terlihat karena seluruh permukaannya berubah menjadi lumpur.

Akibatnya, distribusi BBM dan kebutuhan pokok dari Long Bawan terhenti, membuat Kecamatan Krayan Selatan terisolasi. "Jalan Long Layu menuju Lembudud sudah tidak berbentuk lagi. Yang ada hanya kubangan lumpur sehingga kendaraan sama sekali tidak bisa melintas," ucap Oktavianus Ramli, Rabu (8/7). 

Dijelaskan, terputusnya akses darat berdampak langsung terhadap mobilisasi orang dan distribusi logistik. Apalagi, selama ini, pasokan BBM dan berbagai kebutuhan pokok masyarakat bergantung pada jalur darat dari Long Bawan.

Dan saat ini, stok BBM di Krayan Selatan kini telah habis. Sementara itu, pasokan sembako dan kebutuhan lainnya juga tidak dapat masuk karena kendaraan pengangkut tidak mampu melewati jalan yang rusak.

"BBM sudah kosong. Barang-barang yang biasanya didatangkan dari Long Bawan juga tidak bisa masuk. Masyarakat hanya bertahan dengan persediaan yang masih ada," ungkapnya.

Ia menegaskan, jika kondisi jalan tidak segera ditangani, kelangkaan kebutuhan pokok dikhawatirkan akan semakin parah dan mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.

Untukitu, pihaknya berharap pemerintah segera mengambil langkah darurat untuk membuka kembali akses menuju Krayan Selatan agar distribusi BBM dan logistik dapat kembali berjalan normal. "Saat ini wilayah Krayan Selatan dalam kondisi terisolasi akibat putusnya jalur transportasi darat," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#bbm #nunukan #krayan #jalan rusak