NUNUKAN - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Nunukan menggelar Pelatihan Capacity Building dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026. Peringatan HKG tahun ini mengusung tema 'Bergerak Bersama PKK, Merawat Harmoni dan Etika Berorganisasi dalam Mewujudkan Kader PKK yang Solid, Profesional, dan Berdaya'.
Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia Irwan mengatakan, PKK Nunukan
menghadirkan narasumber nasional, Shahnaz Haque untuk berbagi inspirasi pada pelatihan capacity building yang digelar.
Menurutnya, pelatihan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia PKK sekaligus meningkatkan kualitas kepemimpinan, komunikasi, serta profesionalisme kader dalam menjalankan peran sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
"Keberhasilan Gerakan PKK tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan. Tetapi juga ditentukan kualitas sumber daya manusia yang menjalankan organisasi," ucap Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia Irwan, Rabu (5/7).
Dijelaskan, kader PKK harus mampu membangun kerja sama yang solid, menjaga keharmonisan, serta menjunjung tinggi etika berorganisasi agar setiap program dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Kita ingin kader PKK yang tidak hanya giat bekerja, tetapi juga bijaksana dalam bersikap, terampil dalam bertindak, serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing," harapnya.
Ia menyampaikan apresiasi atas kesediaan Shahnaz Haque hadir sebagai narasumber. Pengalaman dan wawasan yang dibagikan diharapkan mampu menjadi bekal bagi para kader dalam meningkatkan kualitas diri, memperkuat organisasi, dan mengoptimalkan pengabdian kepada masyarakat.
Untuk itu, ia mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan penuh semangat, aktif berdiskusi, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan program PKK di wilayah masing-masing.
Sementara, Shahnaz Haque mengajak seluruh peserta membangun pola pikir positif, mengelola emosi dengan baik, berpikir kritis, serta menjadikan setiap tantangan dan kegagalan sebagai proses pembelajaran menuju perbaikan.
Ia menekankan pentingnya kecerdasan organisasional yang ditunjang dengan kemampuan bekerja sama, integritas, disiplin, komunikasi yang efektif, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Menurutnya, seorang kader PKK tidak hanya dituntut memiliki semangat melayani masyarakat, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin yang menginspirasi, menjaga etika dalam berorganisasi, serta membangun hubungan yang harmonis dengan sesama anggota maupun masyarakat.
Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya inovasi, mengenali tipe kepribadian, serta mengembangkan gaya kepemimpinan yang berperan sebagai pembimbing (coach) yang mampu memberdayakan anggota, bukan sekadar memberikan instruksi.
"Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh kader semakin solid, profesional, adaptif, dan berdaya sehingga mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Nunukan," harapnya.
Kegiatan Capacity Building tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 yang tidak hanya memperkuat kompetensi kader, tetapi juga memperteguh komitmen TP PKK Kabupaten Nunukan dalam membangun organisasi yang modern, berintegritas, dan siap menjawab berbagai tantangan di era yang terus berkembang. (adv/akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT