0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Dari Tujuh Hidran yang Dicek di Nunukan, Hanya Satu Miliki Tekanan Air Memadai

Asrullah RT • Jumat, 19 Juni 2026 | 21:22 WIB
PEMERIKSAAN : Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan melakukan pengcekkan kondisi hidran di tujuh titik dan hanya satu yang berfungi maksimal. 
PEMERIKSAAN : Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan melakukan pengcekkan kondisi hidran di tujuh titik dan hanya satu yang berfungi maksimal. 

NUNUKAN - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nunukan melakukan pengcekkan kondisi sejumlah hidran di tujuh titik. Hasilnya, hanya satu yang memiliki tekanan yang memadai. Kondisi ini menjadi perhatian Damkar Nunukan. 

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, Arifin mengatakan, inspeksi dan pengcekkan kondisi sejumlah hidran di Kota Nunukan dilakukan. Sebab, peristiwa kebakaran bisa terjadi kapan dan di mana saja tanpa mengenal waktu dan tempat.

Sehingga, sarana prasarana pendukung pemadam kebakaran perlu mendapat perhatian serius seperti hidran. Dan setidaknya ada tujuh hidran kota yang dilakukan pengecekkan fungsi yang dilakukan tim. Seperti di Jalan Tanjung, Jalan Hasanuddin hingga Jalan Fatahillah.

"Kami ingin mengetahui sejauh mana kondisi hidran kota saat ini, dari tujuh titik hidran yang dicek hanya satu yang memiliki tekanan air yang lumayan kencang yakni hidran di Jalan Fatahillah RT 10 Nunukan Tengah," ucap Arifin, Jumat (19/6). 

Dijelaskan, hidran kota merupakan pilar utama bagi pemadam kebakaran fungsi utamanya adalah menyediakan pasokan atau kebutuhan air bertekanan secara langsung pada saat terjadi musibah kebakaran.

"Dengan adanya hidran kota yang berfungsi dengan baik, memungkinkan petugas mengisi ulang tangki mobil damkar di lokasi kejadian kebakaran dan menyuplai air secara terus menerus untuk memadamkan kobaran api," jelasnya. 

Selain itu, utnuk efisiensi waktu perjalanan bolak balik mobil pemadam kebakaran untuk mengambil air, sehingga operasi pemadaman dan pendinginan kebakaran lebih cepat dan efektif.

Dua kali terjadi kebakaran di Jalan Rimba beberapa waktu yang lalu, sumber pengambilan air untuk pemadaman dan pendinginan diambil dari hidran di pinggir Jalan Fatahillah tersebut.

Ia juga menyebutkan, selama ini suplai air untuk melakukan tindakan pemadaman kebakaran yang terjadi di seputran Kota Nunukan, umumnya diambil dari kolam alun-alun.

Untuk itu, ia berharap ke depan lebih banyak lagi hidran kota yang berfungsi baik, memiliki ketersediaan cadangan dan tekanan air  sesuai kebutuhan pemadam kebakaran. "Shingga bila terjadi situasi darurat musibah kebakaran kebutuhan air suplai untuk mobil damkar dapat terpenuhi," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#hidran #nunukan #kebakaran #pemadam kebakaran