Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Banjir Datang Usai Hujan Semalaman di Sei Mengkadu, Puluhan Rumah Warga Terendam 

Asrullah RT • Senin, 1 Juni 2026 | 18:38 WIB
SURUT : Tingginya curah hujan membuat sejumlah rumah di Sei Mengkadu, Kecamatan Nunukan terendam banjir. 
SURUT : Tingginya curah hujan membuat sejumlah rumah di Sei Mengkadu, Kecamatan Nunukan terendam banjir. 

NUNUKAN - Curah hujan tinggi yang berlangsung semalaman menyebabkan sungai di Sei Mengkadu, Kecamatan Nunukan, meluap hingga masuk ke permukiman warga pada Senin (1/6). Akibatnya, lebih dari 20 rumah terdampak banjir dan sejumlah bangunan, termasuk sebuah masjid sempat terendam.

Kasubid Penyelamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Hasanuddin mengatakan, pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan pendataan dampak banjir. Dan teranyar hasil kunjungan ke lapangan kondisi banjir sudah berangsur surut. 

"Kami sudah turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan Ketua RT serta pengurus masjid. Saat ini kondisi banjir sudah berangsur surut dibandingkan saat puncak kejadian," ucap Hasanuddin, Senin (1/6). 

Dijelaskan, banjir terjadi diakibatkan curah hujan tinggi sepanjang malam. Situasi ini mengakibatkan debit air sungai meningkat secara drastis. Kemudian, permukiman warga berada di sepanjang bantaran sungai membuat air dengan cepat masuk ke rumah-rumah warga.

"Luapan sungai terjadi karena hujan deras semalaman. Ketika debit air meningkat, sungai tidak mampu menampung volume air sehingga meluap. Dan rumah warga banyak yang berada di pinggiran sungai sehingga terdampak saat air naik," jelasnya.

Lanjutnya, meski sempat menggenangi rumah warga dan fasilitas ibadah, banjir tidak berlangsung lama. Seiring berkurangnya intensitas hujan, debit air perlahan turun. Pembersihkan rumah serta lingkungan sekitar dari sisa lumpur dan material yang terbawa arus langsung dilakukan. 

Ia mengungkapkan, situasi yang terjadi bukan pertama kali dalam beberapa hari terakhir. Sebab, BPBD Nunukan juga menangani sejumlah kejadian serupa di wilayah lain dikarenakan tingginya intensitas curah hujan.

Untuk itu, pihaknya terus memantau kondisi cuaca dan perkembangan debit sungai untuk mengantisasi kemungkinan banjir susulan. Dan pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi cuaca dan segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau petugas apabila terjadi kenaikan debit air yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

"Kewaspadaan masyarakat sangat penting, terutama bagi yang tinggal di daerah rendah dan sekitar aliran sungai. Dengan kesiapsiagaan bersama, dampak bencana bisa diminimalkan," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#sei mengkadu #hujan deras #banjir #nunukan #bencana banjir