Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

TMA Sungai Sembakung Mulai Turun, Aktivitas Warga Lumbis Berangsur Normal

Asrullah RT • Selasa, 19 Mei 2026 | 14:55 WIB
KONDISI NORMAL : Kondisi badan jalan pasca terendam banjir yang terjadi pada Senin (18/5) di Kecamatan Lumbis. 
KONDISI NORMAL : Kondisi badan jalan pasca terendam banjir yang terjadi pada Senin (18/5) di Kecamatan Lumbis. 

NUNUKAN – Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Sembakung di wilayah Kecamatan Lumbis, mulai menunjukkan penurunan setelah banjir merendam sejumlah kecamatan sejak Senin (18/5) dini hari. Meski demikian, warga di wilayah terdampak diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Kepala Subsi Bidang Penyelamatan dan Evaluasi BPBD Nunukan, Hasanuddin mengatakan, kondisi debit air di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, pada Selasa (19/5) pagi mulai membaik berdasarkan laporan perkembangan situasi banjir pukul 7.30 WITA. Penurunan TMA berdasarkan alat ukur yang terpasang sekitar 2 meter. 

“Pagi ini TMA Sungai Sembakung di Desa Mansalong sudah surut sekitar 2 meter dari posisi kemarin. Hari ini berada di angka 8 meter. Sementara kemarin mencapai 10 meter. Posisi normal air diketinggian sekitar 7 meter,” ucap Hasanuddin. 

Banjir diketahui mulai terjadi sejak Senin (18/5) dini hari di wilayah Kecamatan Lumbis Pensiangan. Debit air kemudian terus meningkat dan meluas hingga sekitar pukul 10.00 WITA ke wilayah Kecamatan Lumbis dan daerah hilir lainnya.

Sedikitnya empat kecamatan terdampak dalam banjir yang terjadi. Diantaranya, Kecamatan Lumbis Pensiangan, Kecamatan Lumbis, Kecamatan Sembakung Atulai, dan Kecamatan Sembakung. Diketahui, banjir dipicu kiriman air dari wilayah perbatasan Malaysia yang masuk melalui Kecamatan Lumbis Pensiangan dan mengalir ke daerah-daerah di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Sembakung.

Meski sempat membuat warga khawatir, hingga saat ini dilaporkan belum ada masyarakat yang mengungsi. Pendataan jumlah desa terdampak masih terus dilakukan personel Pos BPBD di masing-masing kecamatan. Seiring surutnya debit air, aktivitas masyarakat di wilayah Lumbis mulai kembali berjalan normal. 

"BPBD tetap mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca masih berpotensi hujan," pungkasnya. (akz/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#banjir #nunukan #bencana banjir #sembakung