NUNUKAN – Komitmen pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan terus digaungkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan. Itu dibuktikan dengan koordinasi yang dilakukan ke Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan.
Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan mengatakan, kunjungan koordinasi ke BNNK Nunukan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan sinergitas antarinstansi. Tujuannya, untuk menciptakan Lapas yang bersih dari narkoba.
"Serta mendukung program nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)," ucap Donny Setiawan, Senin (4/5).
Dijelaskan, dalam pertemuan tersebut sejumlah langkah strategis dan konkret akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Diantaranya, peningkatan deteksi dini, pelaksanaan tes urine berkala bagi petugas dan warga binaan, penyuluhan bahaya narkoba, hingga pertukaran informasi serta penguatan pengawasan di lingkungan Lapas.
"Peredaran narkoba merupakan ancaman serius yang harus ditangani secara bersama-sama dan berkesinambungan. Karena itu, dukungan serta kerja sama dengan BNNK Nunukan menjadi hal penting dalam mewujudkan Lapas yang aman, tertib dan bebas dari penyalahgunaan narkotika," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BNNK Nunukan, Anton menyambut baik dan menyatakan kesiapan untuk terus mendukung jajaran Lapas Nunukan melalui berbagai program pencegahan, sosialisasi, rehabilitasi, maupun penindakan sesuai kewenangan yang berlaku.
Baginya, sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin solid dan menghasilkan langkah nyata dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Lapas Kelas IIB Nunukan berkomitmen untuk terus meningkatkan program P4GN bersama jajaran BNNK Nunukan," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT