NUNUKAN - Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bertemu dan berdiskusi bersama dengan petani, anggota kelompok tani, dan brigade pangan, penyuluh pertanian di Kelurahan Tanjung Harapan. Pertemuan itu dilakukan usai panen padi bersama dengan menggunakan alsintan (alat mesin pertanian) Combine Harvester di Kampung Tengah, Sungai Lancang
"Disini ada kepala dinas, disini ada anggota DPRD, disini juga ada bupati, silahkan bapak dan ibu sampaikan pertanyaan atau apa apa yang ingin disampaikan," ucap Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri memulai pembicaraan.
Melalui diskusi tersebut ada beberapa penyampaian dari petani. Diantaranya, terkait dengan kebutuhan alat mesin pertanian untuk mengolah lahan pertanian, kebutuhan saluran irigasi, jalan usaha tani, dan kebutuhan bahan bakar minyak untuk kebutuhan alsintan.
Menanggapi hal tersebut, ia menyampaikan segera menindaklanjuti. Dan meminta para petani untuk dapat terus mempertahankan produktivitas bahkan meningkatkannya. "Kita tadi sudah mendengar ini adalah panen yang kedua, bukan tidak mungkin bisa dipacu untuk bisa panen yang ketiga kali", ujarnya.
Bupati berharap agar perluasan lahan sawah dan optimalisasi lahan pertanian agar dapat terus ditingkatkan. Menurutnya pemerintah akan terus mendukung dengan berbagai program stimulan sehingga petani bisa terus menanam padi.
Ia menegaskan, terkait dengan kebutuhan saluran irigasi, pihaknya merencanakan akan mengalokasikan alat berat Excavator di Kecamatan Nunukan Selatan.
"Tahun lalu kita alokasikan 5 excavator ke 5 kecamatan di Krayan, dan Insya Allah tahun ini kita alokasikan di Kecamatan Nunukan Selatan", ungkapnya.
Terkait dengan kebutuhan BBM untuk alat mesin pertanian yang dikelola oleh Brigade Pangan, Bupati dan Kepala Dinas Pertanian akan mengkoordinasikan kepada Pertamina agar bisa mendapatkan kuota untuk alat mesin pertanian sehingga bisa mendapatkan Barcode pembelian BBM.
Di akhir diskusi tersebut, Bupati kembali memotivasi para petani untuk terus menanam padi dan meningkatkan peoduktifitasnya, mengingat Presiden Prabowo Subianto saat ini berkonsentrasi dan mendorong penuh sektor pertanian bisa swasembada.
"Ya mungkin bisa berbagi tenaga, rumput laut tetap jalan, dan pertaniannya (tanam padi) juga jangan ditinggalkan. Terus tingkatkan, ini potensi terus meningkat, terlebih sekarang pemasaran sudah pasti Bulog akan membeli, tentunya dengan standar kualitas yang telah ditentukan," tutupnya. (akz/adv)
Editor : Januriansyah RT