NUNUKAN - Bupati Nunukan H. Irwan Sabri kembali mengikuti panen padi bersama kelompok tani dan brigade pangan di Kelurahan Tanjumg Harapan menggunakan alsintan (alat mesin pertanian) Combine Harvester, Sabtu (25/4). Momen itu dimanfaatkan untuk mendengarkan keinginan para petani.
"Disini ada kepala dinas, ada anggota DPRD juga, silahkan bapak dan ibu sampaikan pertanyaan atau apa apa yang ingin disampaikan," ucap H. Irwan Sabri
saat diskusi bersama dengan petani, anggota kelompok tani, brigade pangan, penyuluh pertanian di Kelurahan Tanjung Harapan.
Dari pertemuan itu, hal yang menjadi perhatian yakni kebutuhan alat mesin pertanian untuk mengolah lahan pertanian, kebutuhan saluran irigasi, jalan usaha tani hingga kebutuhan bahan bakar minyak untuk kebutuhan alsintan.
"Kita tadi sudah mendengar ini adalah panen yang kedua, bukan tidak mungkin bisa dipacu untuk bisa panen yang ketiga kali. Diharapkan dapat terus mempertahankan produktivitas bahkan meningkat," harapnya.
Ia berharap, perluasan lahan sawah dan optimalisasi lahan pertanian dapat terus ditingkatkan. Dan pemerintah juga tidak tinggal diam. melalui program stimulan akan terus mendukung sehingga petani bisa terus menanam padi.
Sementara, terkait dengan kebutuhan saluran irigasi, ia merencanakan akan mengalokasikan alat berat excavator di Kecamatan Nunukan Selatan. "Tahun lalu kita alokasikan 5 excavator ke 5 kecamatan di Krayan, dan Insya Allah tahun ini kita alokasikan di Kecamatan Nunukan Selatan," ungkapnya.
Dan terkait dengan kebutuhan BBM untuk alat mesin pertanian yang dikelola oleh brigade pangan, Ia bersama Kepala Dinas Pertanian Nunukan akan berkoordinasi dengan Pertamina agar bisa mendapatkan kuota untuk alat mesin pertanian sehingga bisa mendapatkan barcode pembelian BBM.
Untuk itu, ia berpesan agar para petani untuk terus menanam padi dan meningkatkan peoduktifitasnya. Sebab, Presiden Prabowo Subianto saat ini berkonsentrasi dan mendorong penuh sektor pertanian bisa swasembada.
"Ya mungkin bisa berbagi tenaga, rumput laut tetap jalan, dan pertaniannya (tanam padi) juga jangan ditinggalkan. Terus tingkatkan, ini potensi terus meningkat, terlebih sekarang pemasaran sudah pasti Bulog akan membeli, tentunya dengan standar kualitas yang telah ditentukan," tutupnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT