NUNUKAN — Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan Bambangan, Pulau Sebatik. Memasuki hari kedua pada Jumat (30/1), tim telah memetakan lokasi pencairan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan, Syahril menyampaikan, sejak dini hari Tim SAR Gabungan telah dikerahkan untuk menyisir sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan hasil evaluasi pencarian hari sebelumnya.
“Memasuki hari kedua operasi SAR, tim kami fokus melakukan pencarian di empat titik area yang telah ditetapkan di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP). Pencarian dilakukan dengan mengoptimalkan unsur laut dan peralatan pendeteksi bawah air,” ucap Syahril.
Lanjutnya, briefing tim dilaksanakan pada pukul 1.30 WITA, kemudian dilanjutkan dengan pergerakan menuju lokasi pencarian pada pukul 6.15 WITA. Adapun empat titik pencarian tersebut berada pada koordinat 4°07'23.88" Lintang Utara – 117°41'44.69" Bujur Timur, 4°08'17.61" Lintang Utara – 117°41'40.32" Bujur Timur, 4°08'16.85" Lintang Utara – 117°42'50.59" Bujur Timur dan 4°07'22.89" Lintang Utara – 117°42'46.50" Bujur Timur.
“Area ini merupakan pengembangan pencarian dari titik awal berdasarkan informasi terakhir korban diketahui berada serta hasil analisis arus laut,” ungkapnya.
Untuk diketahui, satu orang yang dikabarkan hilang yakni Rahmatsyah (29) warga Desa Bambangan, Pulau Sebatik. Berdasarkan informasi yang diterima Pos SAR Nunukan dari BPBD Nunukan, korban berangkat memanen ikan pada Rabu (28/1) sekitar pukul 19.00 WITA dan hingga saat ini belum kembali ke rumah.
Dalam operasi hari kedua ini, Tim SAR Gabungan melibatkan unsur Pos SAR Nunukan, BPBD Nunukan, Pos AL Sebatik, Polsek Sebatik, serta partisipasi masyarakat setempat. Sejumlah peralatan turut dikerahkan, antara lain satu unit rigid buoyancy boat (RBB), satu unit truk personel, perlengkapan medis, alat komunikasi, serta AquaEye untuk membantu pendeteksian di perairan.
“Upaya pencarian akan terus kami lakukan secara intensif dengan mengutamakan keselamatan personel. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT