NUNUKAN – Sejumlah gedung sekolah terendam banjir wi Kecamatan Sembakung sejak Senin (5/1) lalu. Banjir yang melanda membuat fasilitas pendidikan juga ikut terendam. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Akhmad menyampaikan sejumlah gedung sekolah baik SD hingga SMP dilaporkan terdampak. Meski sekolah terendam banjir, Dinas Pendidikan Nunukan tidak menetapkan libur.
"Kita arahkan satuan pendidikan untuk tetap melaksanakan proses belajar-mengajar secara daring. Kebijakan ini diambil sebagai langkah darurat agar hak belajar peserta didik tetap terpenuhi di tengah bencana," ucap Akhmad, Kamis (8/1).
Dijelaskan, arahan disampaikan ke sekolah agar dapat mengondisikan proses pembelajaran secara virtual. Maik melalui Zoom atau metode daring lainnya. Sebab, kondisi banjir membuat pembelajaran tatap muka tidak memungkinkan untuk dilaksanakan.
"Terutama di sekolah-sekolah yang lokasinya dekat dengan aliran sungai. Rata-rata yang terdampak itu sekolah di dekat sungai. Jadi tidak aman kalau dipaksakan belajar langsung," ungkapnya.
Ia menegaskan, Disdik Nunukan memberikan kewenangan kepada sekolah untuk menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan kondisi di lapangan. Alasannya, keselamatan siswa dan guru menjadi prioritas utama.
“Kalau posisinya banjir, jangan dipaksakan. Lebih baik via Zoom, anak-anak belajar dari rumah masing-masing,” singkatnya.
Namun, jika kebijakan pembelajaran daring juga menghadapi kendala lantaran rumah siswa turut terdampak banjir. Ia menyerahkan kebijakan ke sekolah menyesuaikan kondisi.
"Banjir juga merendam pemukiman. Nah, kalau muridnya juga terdampak di rumahnya, tinggal dikondisikan saja. Kita tidak mau memaksakan keadaan. Yang penting semua anak tetap diberi kesempatan untuk mengikuti pembelajaran,” pesannya.
Untuk diketahui, sekolah yang terdampak banjir yakni SDN 01 Sembakung, SDN 02 Sembakung, SDN 03 Sembakung, SDN 04 Sembakung, SDN 06 Sembakung, SDN 07 Sembakung, SMP 04 Desa Tagul, Sembakung. "Ada SD 05 Lubakan Sekolah tidak tergenang, cuma akses jalan semua terputus atau terendam," pungkasnya. (akz/jnr)
Editor : Januriansyah RT